KlikCair Perluas Akses Finansial Melalui Terobosan Layanan Digital

KlikCair Perluas Akses Finansial Melalui Terobosan Layanan Digital
Ilustrasi pinjaman online. [Foto: NET]

JAKARTA – Layanan pinjaman daring KlikCair memperkuat dedikasinya dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia lewat penciptaan layanan finansial digital yang akuntabel, transparan, serta patuh pada aturan pemerintah.

Direktur Utama KlikCair, Andreaw menyatakan bahwa penggunaan teknologi finansial bukan sekadar untuk mempersingkat durasi peminjaman, namun juga demi memperkuat literasi, rasa percaya, serta pemerataan akses keuangan bagi publik.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses ke solusi pendanaan yang tidak hanya cepat dan mudah, tetapi juga dapat memberikan manfaat jangka panjang serta membantu mereka mengambil keputusan finansial secara bijak,” kata Andreaw dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Andreaw memaparkan, keperluan dana yang bersifat mendesak seringkali hadir tanpa harus mengusik simpanan pokok, baik untuk kepentingan domestik, bisnis, maupun keperluan pribadi.

Situasi ini memicu tingginya ketertarikan warga terhadap fasilitas pinjaman daring yang bisa dijangkau secara praktis.

Angka statistik industri memperlihatkan adanya kenaikan pinjaman daring sebesar 22,16 persen hingga September 2025, yang menunjukkan kian masifnya penggunaan jasa keuangan digital oleh masyarakat.

Guna merespons kebutuhan tersebut, KlikCair yang sudah berkiprah sejak 2018 menyediakan produk pinjaman jangka pendek bernama KlikNano dengan opsi angsuran serta tenor yang luwes.

Fasilitas ini dikembangkan sebagai pilihan pendanaan yang terukur sehingga pengguna tidak perlu memakai dana simpanan utama mereka.

Tiap tahapan layanan dijalankan secara digital dan saling terhubung, mulai dari proses registrasi, permohonan, hingga pengiriman dana, yang mempermudah publik menjangkau layanan keuangan tanpa perlu hadir secara fisik di kantor.

Selaku penyedia pinjaman daring yang memegang izin dan dipantau oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), KlikCair mengutamakan implementasi asas keterbukaan dan ketaatan terhadap aturan.

Data mengenai bunga, biaya tambahan, durasi pinjaman, serta tanggung jawab pengguna dipaparkan secara gamblang sejak dimulainya proses pengajuan.

Andreaw menyambung, perluasan layanan ini adalah langkah nyata untuk ikut serta dalam memperlebar inklusi keuangan lewat inovasi digital yang etis dan fokus pada keperluan riil masyarakat.

"Layanan ini dirancang untuk membantu masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan, seiring meningkatnya akses pendanaan jangka pendek yang fleksibel," ujarnya.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index