7 Aplikasi Pinjaman Online Syariah Tanpa Riba

  • Whatsapp
pinjaman online syariah tanpa riba ojk

Pinjaman online syariah adalah pembiayaan secara daring tanpa adanya penetapan bunga atau melebihkan jumlah nominal saat pengembalian berdasarkan presentase dari jumlah pembiayaan pokok yang dibebankan kepada peminjam. Maka dari itu jenis layanan pembiayaan ini lebih banyak diminati bagi segelintir orang yang tidak mau membayar cicilan mereka dengan adanya bunga.

Oleh sebab itu saat ini pihak bank maupun perusahaan fintech menyediakan layanan syariah menggunakan sistem murabahah dan ijarah guna memperoleh keuntungan dan menjadi dasar landasan pembiayaan syariah. Sistem murabahah dan ijarah ini sudah mulai digunakan oleh perusahaan fintech berbasis pinjol syariah dan bukan hanya digunakan oleh bank konvensional saja.

Murabahah yang berarti perjanjian jual-beli yang terlibat antara bank dengan nasabah. Sedangkan ijarah yang berarti pemindahan hak guna barang dengan pembayaran biaya tanpa memindahkan kepemilikan barang tersebut. Sistem ini digunakan untuk para nasabah bank konvensional maupun perusahaan fintech untuk mencicil suatu barang yang diinginkan.

Pembiayaan yang dilakukan secara daring menggunakan sistem syariah ini juga bisa kalian lakukan menggunakan aplikasi yang diluncurkan oleh beberapa perusahaan fintech guna mempermudah calon nasabah untuk melakukan pinjaman online syariah dengan dana tunai maupun kredit barang. Dengan adanya layanan seperti ini juga bisa kalian manfaatkan untuk modal usaha tanpa adanya jaminan dan dipastikan dana yang diberikan langsung cair.

Aplikasi Pinjaman Online Syariah Terdaftar OJK

Bagi kalian yang ingin menggunakan layanan syariah, sekarang ini tidak perlu langsung datang ke bank konvensional untuk pengajuannya. Akan tetapi seiring dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini perusahaan keuangan teknologi (fintech) memberikan kemudahan bagi kalian yang ingin menggunakan layanan syariah ini melalui sebuah aplikasi.

Berikut ini adalah pilihan aplikasi pinjaman online (pinjol) syariah yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mungkin bisa kalian gunakan untuk memenuhi kebutuhan finansial Anda tanpa riba.

1. Kapital Boost

Kapital boost adalah sebuah platform pembiayaan P2P syariah yang diluncurkan oleh PT Kapital Boost Indonesia. Platform ini ada guna membiayai para UKM yang sedang mencari pembiayaan adil, transparan, cepat, dan sesuai syariah. Karena kebanyakan saat ini bantuan pendanaan sulit didapatkan oleh pihak UKM, maka dari itu kapital boost ini tercipta untuk membantu para UKM yang sulit mendapatkan bantuan pendanaan.

Tidak hanya untuk para UKM saja, tapi juga bagi kalian yang ingin mengajukan untuk pembelian barang dengan cara kredit bisa juga di kapital boost ini. Di kapital boost ini kalian bisa mengajukan pembelian barang dengan tenor pendek tanpa jaminan. Jika kalian ingin pembiayaan di aplikasi ini menyediakan plafon pinjaman sebesar Rp 2 Miliar dengan tenor maksimal 12 bulan.

Syarat pengajuan yang dibutuhkan oleh kapital boost, antara lain:

  • Pemilik usaha yang berbadan hukum CV atau PT
  • Usaha telah beroperasi selama 1 tahun atau lebih
  • Domisili Jabodetabek dan Bandung
  • Memiliki SPK (Surat Perintah Kerja) dari Pemberi Kerja
  • Memiliki arus kas positif dalam jangka waktu 12 bulan terakhir
  • Penjualan pertahun sebesar Rp 1 Miliar atau lebih

Setelah syarat yang ditetapkan sudah terpenuhi, maka tahap akhir adalah proses verifikasi yang dilakukan selama 7-14 hari kerja.

2. Papitupi

Papitupi syariah adalah sebuah aplikasi dari PT Piranti Alphabet Perkasa yang menyediakan layanan elektronik P2P lending syariah yang bergerak sebagai perantara bisnis yang menghubungkan antara pemberi dana dan penerima dana.

Sebuah akad yang ada pada aplikasi berupa akad murabahah dan akad wakalah bil ujrah, yang berarti murabahah adalah pembiayaan untuk pembelian barang sedangkan wakalah bil ujrah adalah pembiayaan syariah dari salah satu pihak yang memberikan kuasa kepada pihak lain untuk melakukan tindakan yang diperlukan atas nama pemberi wakalah atau kuasa. Dan atas wakalah tersebut, penerima kuasa akan menerima ujrah atau imbalan.

Papitupi memberikan plafon pinjaman sebesar Rp 50 juta dengan tenor yang variatif dan maksimal selama 36 bulan. Dengan tenor yang ditawarkan pihak papitupi yang relatif lebih panjang dibanding aplikasi syariah lainnya membuat aplikasi ini populer di kalangan calon nasabah yang ingin melakukan pengajuan dengan sistem syariah.

Syarat pengajuan yang dibutuhkan oleh aplikasi ini, antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun dan memiliki KTP
  • Lama bekerja minimal 2 tahun
  • Bekerja di perusahaan yang sudah bekerja sama dengan perusahaan penyedia layanan

Papitupi ini sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK dan DSN MUI. Sebab itu papitupi akan menjaga kerahasiaan data calon nasabahnya dengan baik.

3. Ammana

PT Ammana Fintech Syariah (Ammana) adalah sebuah perusahaan fintech pertama di Indonesia yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Produk yang ditawarkan oleh Ammana berupa P2P Lending, Perencanaan Haji, dan Paylater. Kegunaan dari produk yang berbeda tentunya membuat ammana menjadi pilihan banyak orang, terutama selaku pemilik bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Ammana juga menyediakan produk perencanaan porsi haji guna mempersiapkannya lebih awal dan mempermudah perjalanan Anda untuk naik haji. Selain perencaan porsi haji, ada juga produk paylater dari Ammana yang disediakan tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Ammana paylater adalah salah satu produk untuk memudahkan transaksi kalian yang dimana dana yang akan dikeluarkan akan dibiayai oleh pihak ammana terlebih dahulu ketika Anda berbelanja di gerai yang sudah bekerja sama oleh Ammana. Limit kredit yang akan diberikan biasanya sebesar Rp. 5 juta, dengan limit awal yang besar ini memungkinkan kalian untuk bisa belanja barang kebutuhan kalian dengan mudah di merchant yang sudah bekerja sama dengan ammana.

Syarat dan cara pengajuan Aplikasi Ammana, antara lain:

  • Unduh aplikasi Ammana di Playstore maupun App Store, atau kalian bisa langsung membuka website resmi Ammana.
  • Registrasi pada aplikasi maupun website dengan cara mengisi form yang ada dengan benar.
  • Setelah registrasi nanti akan diarahkan untuk memilih produk yang kalian inginkan, P2P Lending, Perencanaan Porsi Haji, atau Paylater.
  • Setelah memilih produk nanti akan ada proses pengajuan yang akan dilakukan secara online di aplikasi atau website.
  • Mengisi form pengajuan dan juga menyiapkan dokumen tambahan yang diperlukan oleh pihak Ammana.
  • Setelah semua selesai, maka proses selanjutnya adalah verifikasi data yang akan dilakukan oleh sistem. Jika data kalian melewati proses verifikasi dan mendapatkan approval dari pihak Ammana, maka kalian sudah bisa menggunakan fitur yang ada di aplikasi maupun website.

Ammana ini sudah terdaftar di OJK, sehingga kalian tidak perlu khawatir terhadap keamanan akun Anda. Ammana paylater syariah adalah suatu nilai plus yang ada, karena aplikasi ini adalah paylater berbasis syariah pertama yang ada di Indonesia.

4. Investree

PT Investree Radhika Jaya (Investree) merupakan perusahaan P2P yang memiliki dua izin kegiatan usaha berupa konvensional dan syariah. Perusahaan fintech ini juga berperan sebagai marketplace pinjaman yang mempertemukan pemberi dana dan peminjam dana.

Perusahaan yang menawarkan pinjaman konvensional dan juga syariah berupa Invoice Financing Syariah dan Online Seller Financing. Produk syariah yang disediakan oleh Investree tertuju pada pelaku bisnis UKM dan E-Commerce.

Invoice Financing Syariah yang berarti pembiayaan yang didasarkan pada tagihan atau invoice tersebut dan dibayarkan oleh klien penerima pembiayaan. Hal ini bisa kalian manfaatkan untuk memperoleh cashflow perusahaan yang lebih sehat. Dengan kondisi arus cashflow yang lebih sehat Anda bisa memanfaatkan aset moneter yang Anda miliki untuk dijadikan bisnis penuh berkah.

Online Seller Financing adalah pembiayaan dengan jangka pendek yang ditujukan oleh penjual online aktif pada e-commerce yang bekerja sama dengan Investree. Kemudahan bagi penjual online dalam menggunakan layanan ini berupa pinjaman yang diajukan tanpa jaminan, tenor yang diberikan 3-24 bulan, dan pokok pembiayaan hingga Rp 2 Miliar. Dengan pokok pembiayaan yang tinggi kalian bisa menyediakan stok pada toko Anda atau bisa Anda gunakan untuk bisnis lainnya.

Syarat pengajuan yang dibutuhkan oleh pihak aplikasi dari Investree, antara lain:

  • Perusahaan berbadan hukum PT atau CV
  • Mempunyai hubungan bisnis dengan perusahaan besar (BUMN, Lembaga Pemerintah, DLL)
  • Minimal sudah beroperasi selama 1 Tahun
  • Berdomisili di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Jawa Tengah
  • Memiliki omset Rp 2,5 Miliar pertahun
  • Menyiapkan dokumen pelengkap, seperti NPWP, Laporan keuangan, Rekening koran, Legalitas perusahaan, Profil perusahaan, dan sebagainya.

Investree ini sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bagian dari anggota AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia) sehingga terjamin keamanan dan kerahasiaan data Anda.

5. Ethis

PT Ethis Fintek Indonesia (Ethis) merupakan platform P2P crowdfunding yang didirikan berdasarkan peraturan dan hukum sebagai penyedia layanan finansial teknologi di Indonesia. Produk pembiayaan yang ada di Ethis ini berupa pembiayaan properti dan pembiayaan UKM. Biaya yang dikenakan oleh properti sebesar 10% yang dibagi menjadi biaya penyelenggara dan manajemen.

Sedangkan untuk pembiayaan UKM yang dilakukan secara kesepakatan bersama. Biaya Nisbah atau pembagian hasil yang dibebankan oleh pembiayaan properti sebesar 12%-15% per proyek selesai dengan maksimal tenor 2 tahun, dan pembiayaan UKM dibebankan 1,5%-2,5% perbulannya.

Adapun syarat yang dibutuhkan untuk pengajuan pendanaan properti, antara lain:

  • Berbadan hukum Commanditaire Vennotschap (CV) atau Perseroan Terbatas (PT).
  • Memiliki portofolio minimal 1 untuk proyek yang telah selesai.
  • Beroperasi selama 1 tahun minimal.
  • Melampirkan laporan keuangan 6 bulan terakhir.
  • Melampirkan Bukti Pelaporan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan).
  • Legalitas Perusahaan berupa KTP pengurus, NPWP Pribadi dan Perusahaan, SIUP, TDP, SKDP, Akta pendirian dan perubahan, pengesahan oleh KEMENKUMHAM.
  • Mempunyai legalitas proyek yang akan diajukan (properti)

Selanjutnya, syarat yang dibutuhkan untuk pengajuan pendanaan UKM, antara lain:

  • Telah berbadan hukum PT atau CV.
  • Beroperasi minimal 1 tahun.
  • Mutasi rekening 6 bulan terakhir.
  • Bukti Pelaporan SPT.
  • Legalitas perusahaan.
  • Melampirkan PO/SPK/Kontrak.

Jika sudah melengkapi data diatas kalian hanya perlu menunggu konfirmasi dari pihak ethis terkait verifikasi data dan approval. Ethis ini juga salah satu perusahaan fintech syariah yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

6. Qazwa

Qazwa adalah perusahaan P2P lending dari PT Qazwa Mitra Hasanah berbasis syariah yang bertujuan memudahkan usaha mikro mendapatkan akses permodalan tanpa riba guna usaha yang dijalankan makin berkembang.

Kontrak pembiayaan yang menggunakan akad murabahah dan wakalah yang sesuai dengan ketentuan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) yang menjadikan qazwa sebagai pinjaman online syariah. Tidak hanya itu saja, tetapi pembiayaan yang ada menggunakan skema supply chain financing sehingga kontrak pembiayaan menjadi jelas dan transparan.

Adapun syarat untuk mengajukan permohonan pembiayaan, antara lain:

  • Warga Negara Indonesia yang memiliki KTP dan berusia minimal 21 Tahun.
  • Memiliki usaha yang sudah beroperasi selama 1 tahun.
  • Pembiayaan hanya digunakan untuk modal kerja.
  • Usaha yang sedang dijalankan sesuai menurut aturan dan prinsip syariah.

Qazwa juga salah satu pinjaman online syariah yang terdaftar dan diawasi oleh OJK supaya pengguna layanan ini merasakan keamanan dan kenyamanan terkait data yang diberikan pada pihak aplikasi.

7. Dana Syariah

PT Dana Syariah Indonesia (Dana Syariah) adalah perusahaan P2P lending berbasis syariah di Indonesia yang berfokus pada pendanaan dan pembiayaan properti saja. Pada platform ini kalian bisa memilih pendanaan halal dengan imbal hasil yang menarik dan juga bisa mengajukan pembiayaan kontruksi atau kepemilikan rumah untuk pengembangan properti dan kepemilikan individu.

Adapun tata cara menjadi penerima pembiayaan Dana Syariah, antara lain:

  • Daftar menjadi member Dana Syariah dengan cara menghubungi langsung pihak Dana Syariah atau dengan cara mengunduh aplikasi atau mengunjungi situs resmi Dana Syariah.
  • Menyetujui syarat dan ketentuan yang ada pada aplikasi atau situs web.
  • Proses verifikasi proyek dengan cara mengajukan proposal untuk dicarikan dana pada portal Dana Syariah.
  • Proposal yang diberikan akan melewati proses survey lokasi untuk memperoleh hasil verifikasi dari Dana Syariah.
  • Penggalangan dana yang dilakukan akan memakan waktu 30 Hari melalui platform Dana Syariah.
  • Akad bagi hasil dengan menandatangani akad syariah yang terjalin antara pemilik proyek dengan pihak Dana Syariah. Dengan pembayaran imbal hasil dan pokok pembiayaan yang sudah disetujui diawal.

Dana Syariah hanya menyediakan pembiayaan properti saja dan kemungkinan akan memberikan pelayanan pembiayaan lain diwaktu mendatang. Dana Syariah ini juga sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Dengan biaya yang sesuai dengan ketentuan DSN-MUI membuat perusahaan ini berjalan dengan sistem yang berbasis syariah.

Pos terkait