Konser Gratis BTS di Seoul, Polisi Siagakan Tim Antiteror dan Ribuan Personel

Konser Gratis BTS di Seoul, Polisi Siagakan Tim Antiteror dan Ribuan Personel
Ilustrasi konser BTS. [Foto: Facebook/BTS]

JAKARTA – Pihak kepolisian bersiap mengantisipasi lonjakan kerumunan hingga 260.000 orang di Gwanghwamun Square, pusat kota Seoul, guna mengamankan konser gratis BTS pada Maret 2026. Sejumlah persiapan khusus telah mulai disusun.

Perhelatan yang berbeda dari rangkaian tur dunia ini akan diselenggarakan di Gwanghwamun, Seoul, tepat sehari setelah peluncuran album terbaru mereka, Arirang, pada 20 Maret 2026.

Kepala Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, Park Jeong-bo, sebagaimana dilaporkan Korea JoongAng Daily, menyatakan bahwa pihaknya bakal menerjunkan unit polisi khusus sekaligus memperketat langkah-langkah antiterorisme.

Dalam konferensi pers rutin yang digelar Senin (9/2), ia menyampaikan bahwa kepolisian telah menyusun gugus tugas untuk keamanan publik yang dipimpin oleh wakil komisaris jenderal badan tersebut guna memantau jalannya persiapan.

Polisi memprediksi sekitar 230.000 orang akan memadati area di antara panggung utama di utara Woldae, yakni platform batu bertingkat di depan gerbang utama istana, dekat Gwanghwamun dan Daehanmun di Istana Deoksu.

Kendati demikian, Park Jeong-bo menyebutkan bahwa angka tersebut berpotensi melonjak hingga mencapai 260.000 orang.

"Kami mempersiapkan diri berdasarkan asumsi bahwa jumlah maksimum orang dapat berkumpul," katanya.

Otoritas keamanan bakal membagi lokasi tersebut menjadi empat zona berdasarkan tingkat kepadatan massa, yakni zona inti, panas, hangat, dan dingin.

Selanjutnya, area tersebut akan dibagi lagi menjadi 15 bagian, dengan pengawasan pengendalian massa di setiap bagian dipimpin oleh perwira senior setingkat superintendent.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan, aksi kekerasan, atau ancaman teroris, kepolisian akan menyiagakan 13 tim kejahatan kekerasan dari sembilan kantor polisi serta menempatkan unit polisi khusus.

Tugas mereka mencakup pemeriksaan keberadaan bahan peledak serta melakukan identifikasi terhadap individu yang dinilai mencurigakan di lokasi acara.

Selain itu, polisi bakal memantau aktivitas di komunitas daring guna mendeteksi unggahan bernada ancaman, melalui tim investigasi siber khusus yang melakukan pengawasan internet selama 24 jam.

HYBE selaku agensi BTS sekaligus penyelenggara konser menyatakan bakal mengerahkan sebanyak 3.553 personel keamanan.

Namun, pihak kepolisian telah meminta perusahaan tersebut untuk meningkatkan prosedur keamanannya sesuai prinsip "penanggung jawab membayar," yang menempatkan tanggung jawab utama pengelolaan acara pada pihak penyelenggara.

"Tergantung pada kondisi di lokasi, kami mungkin akan meminta lebih banyak personel keamanan tambahan," kata Park Jeong-bo.

"Kerumunan besar dapat meluber ke jalan raya, jadi kami harus mempersiapkan diri secara menyeluruh untuk melindungi keselamatan publik."

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index