JAKARTA – Minuman alami berupa air rebusan kayu manis saat ini kian digemari karena proses pembuatannya yang praktis di rumah. Lantas, apa saja kegunaan dari air rebusan kayu manis ini?
Selama ini masyarakat lebih mengenal kayu manis sebagai penyedap masakan atau bahan pembuat kue. Namun di balik itu, rempah dengan aroma yang khas ini juga dapat dinikmati sebagai minuman hangat yang bermanfaat bagi kesehatan.
Sari yang dihasilkan dari kulit kayu, daun, bunga, hingga akar pohon kayu manis sudah lama dimanfaatkan dalam praktik pengobatan tradisional secara global.
Berdasarkan keterangan WebMD, kayu manis menyimpan berbagai senyawa aktif, di antaranya antioksidan, antibiotik, serta antiinflamasi.
Komponen utama yang disebut sinamaldehida juga memberikan dampak baik bagi tubuh.
Di samping itu, asupan kalium, magnesium, dan kalsium di dalam kayu manis berperan dalam menyokong fungsi saraf, menjaga detak jantung, hingga menyeimbangkan tekanan darah.
Khasiat air rebusan kayu manis
Dalam satu sendok teh kayu manis, terdapat kandungan vitamin dan nutrisi berupa 6 kalori, 0,1 gram (g) protein, 0,03 g lemak, 2 g karbohidrat, 1 g serat, serta 26 miligram (mg) kalsium.
Melalui proses perebusan kayu manis menjadi minuman, seluruh nutrisi tersebut dapat terlarut ke dalam air sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh.
Dikutip dari beragam sumber, berikut adalah manfaat yang diperoleh dari meminum air rebusan kayu manis.
1. Menurunkan kadar gula darah
Meminum air rebusan kayu manis dapat membantu menjaga kestabilan gula darah. Hal ini dikarenakan kayu manis berperan dalam memperlambat proses penguraian karbohidrat di saluran pencernaan yang bisa mencegah lonjakan kadar gula darah pascamakan.
Menukil Healthline, senyawa di dalam kayu manis bekerja menyerupai insulin dan membantu tubuh meningkatkan sensitivitas insulin.
2. Membantu program penurunan berat badan
Konsumsi air rebusan kayu manis juga sering dihubungkan dengan khasiat menurunkan berat badan. Sejumlah riset mengindikasikan bahwa kayu manis memiliki potensi untuk meminimalisir penimbunan lemak serta merampingkan lingkar pinggang.
Akan tetapi, dampak tersebut tetap perlu dibarengi dengan penerapan pola makan sehat serta aktivitas olahraga.
Asupan dalam porsi yang wajar sangat disarankan demi mencegah risiko terpapar kumarin yang terdapat pada kayu manis tipe Cassia.
Mengutip beragam sumber, studi pada hewan memperlihatkan bahwa efek samping kumarin pada kayu manis dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru, liver, dan ginjal.
3. Meminimalisir peradangan
Efek anti-inflamasi yang terkandung dalam air rebusan kayu manis membantu meredakan inflamasi di dalam tubuh. Peradangan kronis acap kali menjadi pemicu penyakit berat seperti diabetes, gangguan jantung, hingga kanker.
Air rebusan kayu manis dapat membantu menekan respons inflamasi tersebut dan menyokong sistem imunitas agar bekerja lebih maksimal.
Hasil ini tentu akan lebih terasa jika dipadukan dengan gaya hidup sehat, misalnya waktu tidur yang cukup serta pola makan yang mengutamakan asupan anti-inflamasi.
4. Meningkatkan kapasitas fungsi otak
Melansir NDTV, kayu manis memiliki zat yang dapat membantu mempertajam konsentrasi serta memperkuat ingatan. Nutrisi yang terkandung pada kayu manis dipercaya mampu menjaga kesehatan sel-sel otak.
Minuman rebusan kayu manis juga dinilai berpotensi menjaga otak dari gangguan neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.
Meminum air rebusan kayu manis secara konsisten dapat menjadi cara alami untuk merawat fungsi otak seiring bertambahnya usia.
5. Menjaga kesehatan organ jantung
Minuman kayu manis sudah sejak lama dikaitkan dengan kesehatan jantung. Rempah ini sanggup membantu menekan kadar kolesterol jahat (LDL) serta mendukung kelancaran sirkulasi darah.
Dengan mengonsumsi air rebusan kayu manis secara rutin, tubuh bisa mendapatkan dukungan alami dalam menjaga kondisi jantung tanpa harus bergantung sepenuhnya pada obat-obatan kimia.
Takaran kayu manis yang disarankan
Walaupun air rebusan kayu manis memberikan beragam manfaat, tidak semua orang memiliki kecocokan dalam mengonsumsinya. Perhatikan jumlah takaran, reaksi tubuh, serta status kesehatan yang sedang dialami.
Sejumlah pakar memberikan saran untuk mengonsumsi kayu manis sebanyak 1/2 sampai 1 sendok teh (2-4 gram) bubuk setiap hari. Sementara itu, beberapa riset lainnya menggunakan takaran sekitar 1-6 gram kayu manis.
Anda dianjurkan untuk tidak meminum kayu manis dalam dosis yang berlebihan karena berisiko memicu keracunan.
Bagi individu yang memiliki riwayat penyakit tertentu atau tengah menjalani pengobatan rutin, berkonsultasi dengan dokter tetap menjadi langkah yang kami anjurkan sebelum memutuskan untuk menjadikan rebusan kayu manis sebagai asupan harian.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News