Tips Mix and Match Baju Lama untuk Lebaran 2026 agar Tetap Hemat dan Stylish

Tips Mix and Match Baju Lama untuk Lebaran 2026 agar Tetap Hemat dan Stylish
Ilustrasi pakaian di lemari. [Foto: Dok. Unsplash.com/Priscilla Du Preez]

JAKARTA – Tradisi memakai baju baru saat Lebaran masih melekat kuat di masyarakat. Namun, seiring meningkatnya kesadaran finansial dan tren gaya hidup berkelanjutan, kian banyak orang memilih untuk memaksimalkan koleksi yang sudah tersedia di lemari.

Jangan khawatir, tampil modis saat Lebaran 2026 tidak selalu menuntut pembelian busana baru. Melalui strategi padu padan yang tepat, pakaian lama dapat terlihat segar dan berbeda.

Berikut adalah cara mix and match baju lama untuk Lebaran 2026 agar tetap bergaya, hemat, dan tampak seperti outfit baru.

1. Mulai dengan “Belanja” di Lemari Sendiri

Tahap awal adalah memeriksa kembali isi lemari. Keluarkan atasan, bawahan, outer, hingga aksesori yang jarang dikenakan. Sering kali terdapat item yang sebenarnya masih sangat layak pakai, namun terlupakan.

Cobalah memasangkan atasan tahun lalu dengan rok atau celana yang belum pernah dikombinasikan sebelumnya. Metode ini membantu menghasilkan tampilan baru tanpa biaya tambahan.

2. Andalkan Warna Netral sebagai Dasar

Item dengan warna netral seperti putih, hitam, krem, cokelat, atau navy cenderung sangat mudah dipadukan. Sebagai contoh, tunik putih lama dapat dipasangkan dengan rok batik atau kulot warna pastel guna memberikan kesan berbeda.

Jika ingin tampilan lebih segar, kombinasikan warna netral tersebut dengan satu warna statement, seperti sage green atau dusty pink yang sedang tren.

3. Ubah Siluet dengan Teknik Layering

Teknik layering atau berpakaian tumpuk mampu mengubah karakter busana secara signifikan. Outer panjang, blazer ringan, atau kardigan tipis dapat memberikan nuansa yang lebih formal pada pakaian lama.

Gamis polos, misalnya, bisa tampak berbeda ketika ditambahkan ikat pinggang kecil untuk memberikan siluet yang lebih tegas. Cara sederhana ini efektif membuat tampilan terasa baru.

4. Manfaatkan Aksesori yang Ada

Aksesori sering kali menjadi elemen yang paling mudah untuk mengubah keseluruhan gaya. Tas, sepatu, hijab, bros, atau anting statement dapat memberikan sentuhan berbeda pada busana yang sama.

Jika tahun lalu Anda mengenakan sepatu flat, tahun ini cobalah memadukannya dengan heels atau sandal minimalis. Begitu pula dengan pilihan hijab; warna atau teknik gaya yang berbeda dapat mengubah kesan secara menyeluruh.

5. Kombinasikan Item Formal dan Kasual

Untuk suasana Lebaran yang cenderung semi-formal, memadukan item formal dan kasual bisa menjadi solusi praktis. Rok batik dapat dipadukan dengan blus polos sederhana.

Sebaliknya, atasan brokat lama bisa dikombinasikan dengan celana bahan berpotongan bersih (clean cut). Perpaduan ini menciptakan kesan modern tanpa terlihat terlalu kaku.

6. Lakukan Alterasi Sederhana

Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk melakukan penyesuaian kecil seperti memendekkan lengan, mengganti kancing, atau menambahkan detail renda ringan.

Alterasi sederhana dapat memperbarui tampilan tanpa harus membeli busana baru. Selain lebih hemat, langkah ini juga membantu memperpanjang usia pakai pakaian.

7. Terapkan Prinsip Fungsional dan Nyaman

Lebaran sangat identik dengan aktivitas silaturahmi yang cukup panjang. Oleh karena itu, pastikan pakaian tetap nyaman dan mampu menyerap keringat.

Jangan memaksakan gaya tertentu jika membuat Anda tidak leluasa bergerak. Tampil rapi dan percaya diri jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti tren semata.

Lebaran Lebih Bijak dan Bermakna

Memilih untuk tidak membeli baju baru bukan berarti mengurangi semarak Hari Raya. Justru, langkah ini dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih bijak dan sadar akan konsumsi.

Dengan kreativitas serta perencanaan sederhana, baju lama tetap bisa terlihat istimewa. Lebaran 2026 pun dapat dirayakan dengan penuh gaya, tanpa harus menambah koleksi baru di dalam lemari.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index