Bukan Sekadar Skincare, Inilah 7 Makanan Rahasia Agar Tetap Awet Muda di Usia 40

Bukan Sekadar Skincare, Inilah 7 Makanan Rahasia Agar Tetap Awet Muda di Usia 40
Ilustrasi kacang almond. [Foto: Thinkstock]

JAKARTA – Saat memasuki usia 40 tahun, tubuh manusia mulai mengalami fase peralihan yang cukup berarti.

Transformasi ini tidak sekadar menyerang sistem metabolisme serta kekuatan fisik, namun juga tampak sangat jelas pada bagian terluar tubuh, yakni kulit.

Guratan halus serta keriput umumnya mulai hadir sebagai gejala natural dari proses menua. Meskipun penuaan merupakan kepastian, namun laju dan intensitasnya dapat ditekan melalui penerapan gaya hidup yang berkualitas.

Sejumlah pakar menegaskan bahwa tampilan kulit yang sehat dan cerah bersumber dari asupan yang dikonsumsi.

Zat gizi semacam antioksidan, lemak baik, serta pemenuhan cairan yang memadai menjadi faktor utama supaya kulit tetap elastis dan terjaga kesehatannya.

Menyadur dari Healthline, Rabu (7/1/2026), berikut ini adalah tujuh macam bahan pangan anti-penuaan unggulan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi secara berkala bagi Anda yang sudah menginjak usia 40-an:

1. Kacang-kacangan

Kelompok kacang-kacangan, terutama almond, adalah sumber Vitamin E yang sangat tinggi.

Nutrisi ini memegang peran vital dalam merekonstruksi jaringan kulit yang mengalami kerusakan, mempertahankan hidrasi alami, hingga memproteksi sel dari dampak buruk radiasi sinar ultraviolet (UV).

Selain almond, kacang kenari (walnut) memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang punya sifat anti-peradangan.

Zat ini turut memperkokoh dinding sel kulit serta memelihara lapisan minyak alami, yang membuat kulit tampak lebih bugar dan bercahaya.

2. Alpukat

Alpukat melimpah akan asam lemak tak jenuh tunggal yang manjur dalam meminimalisir peradangan serta menjadikan kulit terasa lembut dan elastis.

Kadar Vitamin A yang melimpah di dalamnya turut menyokong mekanisme regenerasi dengan cara mengangkat sel-sel kulit yang sudah mati.

Lebih dari itu, komponen karotenoid dalam alpukat memiliki fungsi untuk menghalau racun serta kerusakan yang dipicu paparan matahari, sekaligus memberi proteksi ekstra terhadap ancaman kanker kulit.

3. Ubi Jalar

Rona oranye yang pekat pada ubi jalar mengindikasikan adanya kandungan beta-karoten yang besar, yang akan diproses tubuh menjadi Vitamin A.

Zat gizi ini sangat ampuh dalam memulihkan kelenturan kulit serta menstimulasi pembaharuan sel, sehingga kulit senantiasa terasa halus. Ubi jalar juga disertai dengan Vitamin C dan E yang bertugas melawan radikal bebas pemicu tampilan kulit yang layu.

4. Selada Air

Tanaman selada air seringkali dipandang sebelah mata, padahal tumbuhan ini berfungsi layaknya pembersih internal bagi kulit. Memakannya dapat memperlancar distribusi mineral ke tiap sel tubuh, yang secara langsung meningkatkan suplai oksigen pada kulit.

Berkat kadar Vitamin A dan C yang tinggi, selada air sanggup melumpuhkan radikal bebas demi menghalau munculnya kerutan lebih awal.

5. Bluberi

Buah berukuran kecil ini kaya akan Vitamin A, C, serta zat antosianin—sebuah antioksidan kuat yang menciptakan warna biru gelap pada buah tersebut.

Antosianin memiliki tugas memagari kulit dari tekanan oksidatif akibat polusi serta cahaya matahari.

Di samping itu, bluberi membantu mengatur reaksi peradangan dan mencegah degradasi kolagen, yakni protein yang berperan menjaga kepadatan struktur kulit.

6. Brokoli

Brokoli merupakan pangan anti-inflamasi yang menyimpan Vitamin C, K, serat, kalsium, hingga lutein. Tubuh amat memerlukan Vitamin C untuk memproduksi kolagen demi memelihara elastisitas kulit.

Hal yang menarik, brokoli juga mengandung lutein yang berguna bagi ketajaman daya ingat otak, serta kalsium dan Vitamin K yang krusial untuk mencegah terjadinya pengeroposan tulang atau osteoporosis.

7. Bayam

Bayam mempunyai kemampuan hidrasi yang sangat baik dan sarat akan nutrisi seperti magnesium, zat besi, serta Vitamin A, C, E, dan K. Tingginya kadar Vitamin C pada bayam memicu pembentukan kolagen agar kulit senantiasa halus.

Sementara itu, Vitamin A berperan dalam menjaga rambut tetap kuat dan mengkilap, serta Vitamin K yang bekerja secara efektif dalam mereduksi peradangan di level sel.

Maka dari itu, mengonsumsi buah dan sayuran di atas merupakan bentuk investasi jangka panjang yang paling aman serta sehat demi mempertahankan penampilan tetap bugar di usia kepala empat.

Kulit kerap kali menjadi refleksi dari kondisi kesehatan bagian dalam; apabila kita memberikan nutrisi yang paling berkualitas dari dalam, maka kulit Anda akan memperlihatkan hasilnya melalui pancaran yang menawan.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index