6 Minuman Herbal Alami untuk Membantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

6 Minuman Herbal Alami untuk Membantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Ilustrasi teh hibiscus. [Foto: Freepik]

JAKARTA – Minuman herbal sering digunakan sebagai alternatif alami untuk membantu menurunkan tekanan darah, khususnya bagi mereka yang ingin memperkuat pengobatan medis melalui gaya hidup sehat.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi umumnya muncul tanpa gejala yang kentara. Namun, kondisi tersebut berisiko menyebabkan penyakit fatal seperti jantung dan stroke apabila tidak dikelola secara tepat.

Beberapa riset mengindikasikan bahwa sejumlah minuman berbahan alami memiliki kandungan senyawa yang mampu merelaksasi pembuluh darah, meminimalisir peradangan, serta menyokong kesehatan jantung.

Dihimpun dari beragam sumber, berikut adalah daftar minuman herbal yang sering dihubungkan dengan kestabilan tekanan darah:

1. Teh Hibiscus

Teh hibiscus adalah salah satu herbal yang paling populer untuk menurunkan tekanan darah. Minuman ini kaya akan antioksidan yang menjaga fleksibilitas pembuluh darah.

Mengutip Verywell Health, "konsumsi teh hibiscus secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik, terutama pada penderita hipertensi tahap awal.

Satu cangkir teh hibiscus dua kali sehari selama satu bulan disebut efektif membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi stadium 1."

2. Teh Hijau

Teh hijau mengandung flavonoid yang berguna memperlancar sirkulasi darah. Senyawa ini bekerja merelaksasi pembuluh darah agar tekanan tetap terjaga.

Melansir Healio USA, "sejumlah studi menemukan konsumsi teh hijau jangka panjang dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan sehat."

Teh hijau disebut mampu mereduksi tekanan darah rata-rata 3 mmHg sistolik dan 1 mmHg diastolik, yang bermanfaat menekan risiko stroke serta serangan jantung dalam jangka panjang.

3. Teh Hitam

Teh hitam juga dipercaya baik untuk kesehatan jantung karena kandungan antioksidannya membantu fungsi pembuluh darah.

Sebuah riset menyatakan, "orang yang mengonsumsi tiga cangkir teh hitam setiap hari mengalami penurunan tekanan darah rata-rata antara 2 hingga 3 mmHg."

Walaupun efeknya muncul secara bertahap, konsumsi rutin membantu menekan angka sistolik dan diastolik. Agar hasilnya maksimal, jangan campurkan gula, susu, atau krim ke dalam teh hitam.

4. Teh Kamomil

Teh kamomil tersohor karena efek relaksasi dan perannya dalam memperbaiki kualitas tidur. Stres serta kurang tidur sangat berpengaruh pada kenaikan tekanan darah.

Dengan membuat tubuh lebih tenang, teh kamomil memberikan dampak tidak langsung pada kestabilan tekanan darah. Riset juga menunjukkan sifat antioksidan dan antiinflamasi kamomil bagus untuk sistem kardiovaskular.

5. Teh Daun Zaitun

Teh daun zaitun merupakan herbal tradisional untuk mengontrol tekanan darah karena kandungan senyawa antihipertensinya.

Beberapa studi menjelaskan, "konsumsi ekstrak atau teh daun zaitun dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada penderita hipertensi."

Penggunaan selama empat minggu dengan dosis 500 miligram dua kali sehari dilaporkan mampu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik bagi penderita diabetes tipe 2 dan hipertensi.

6. Teh Hawthorn

Teh hawthorn berasal dari tanaman yang digunakan secara turun-temurun untuk kesehatan jantung, terutama dalam meningkatkan aliran darah.

Teh ini memiliki perpaduan rasa manis dan asam. Kandungan proantosianidin serta flavonoid di dalamnya dipercaya "membantu memperkuat dinding pembuluh darah serta meningkatkan pengiriman oksigen ke seluruh tubuh."

Walaupun minuman herbal membantu stabilitas tekanan darah, kami menyarankan penderita hipertensi untuk tetap berkonsultasi dengan dokter, terlebih jika sedang dalam masa pengobatan medis.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index