7 Manfaat Air Cucian Beras untuk Wajah Glowing dan Awet Muda

Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:53:50 WIB
Ilustrasi mencuci muka. [Foto: iStockphoto/pondsaksit]

JAKARTA – Secara turun-temurun, air beras telah lama digunakan untuk menunjang kecantikan wajah. Kebiasaan memakai air bekas cucian beras untuk kulit muka sering diwariskan dari generasi ke generasi, khususnya di wilayah Asia.

Berdasarkan penjelasan dokter spesialis kulit dan kelamin, I Gusti Nyoman Darmaputra, air bekas cucian beras memiliki beragam manfaat karena mengandung senyawa inositol, vitamin B, vitamin E, serta sejumlah zat antioksidan.

"Kandungan-kandungan ini baik untuk regenerasi sel, menjaga skin barrier, mempertahankan kelembapan, hingga membantu mencegah penuaan dini," ujar Darma, seperti dikutip pada Sabtu (31/1/2026).

Walaupun kaya akan manfaat, pemakaiannya tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Pastikan air beras yang dipakai benar-benar steril guna memperkecil risiko infeksi bakteri ataupun jamur.

"Cucian pertama masih mengandung banyak kotoran dari proses pengolahan beras. Cucian kedua biasanya lebih bersih, tapi masih kaya pati dan sejumlah nutrisi," Darma menjelaskan.

Oleh sebab itu, akan lebih aman bila memakai air cucian beras yang kedua atau ketiga untuk diusapkan pada wajah.

Manfaat air beras untuk wajah

Air bekas cucian beras memiliki beragam kegunaan bagi kesehatan serta keindahan kulit, terutama pada bagian wajah.

Ingin tahu apa saja kegunaannya? Berikut adalah deretan manfaat air beras untuk wajah, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber:

1. Membuat kulit lebih kencang

Di dalam air bekas cucian beras terdapat kandungan asam amino, vitamin, serta mineral. Berbagai zat tersebut diyakini mampu mengencangkan kulit sekaligus mengecilkan pori-pori apabila dipakai secara teratur.

2. Mencerahkan kulit

Kegunaan air beras yang lain adalah mampu membuat kulit tampak lebih bercahaya atau glowing. Tidak mengherankan jika banyak produk perawatan kecantikan yang memakai air beras sebagai salah satu bahan utamanya.

Hal ini memperlihatkan potensi air beras dalam proses pencerahan kulit. Meski demikian, efektivitasnya masih memerlukan penelitian ilmiah lebih mendalam.

3. Berperan sebagai pelembap alami

Air bekas cucian beras sering pula dianggap sebagai toner alami. Berbagai zat di dalamnya mampu menyeimbangkan kadar pH kulit.

Selain itu, air beras pun bisa berfungsi sebagai pelembap tanpa menimbulkan kesan berminyak pada permukaan kulit.

4. Mengatasi iritasi

Banyak produk pembersih tubuh dan rambut yang tetap memakai sodium lauryl sulfate (SLS). Kontak dengan zat kimia ini dapat mengakibatkan kulit menjadi kering dan mengalami iritasi.

Berdasarkan informasi dari Healthline, air bekas cucian beras dapat membantu meredakan iritasi serta memulihkan kelembapan kulit yang terganggu akibat efek SLS.

5. Menghalangi tanda-tanda penuaan dini

Berkat kemampuannya dalam melembapkan, air bekas cucian beras dapat mencegah timbulnya garis halus dan kerutan pada kulit. Apalagi kulit yang dirawat secara konsisten dapat menunda proses penuaan dini.

Sementara itu, kandungan antioksidan di dalam air beras memegang peran penting dalam menjaga agar kulit tetap terlihat segar.

6. Menekan produksi minyak berlebih

Selain mampu merapatkan pori-pori, air bekas cucian beras juga dapat mengontrol kadar minyak di wajah. Air beras dapat menyerap sebum dan lemak berlebih.

Dampaknya, tampilan kulit menjadi lebih lembap namun tidak terasa lengket. Air beras pun mempunyai sifat astringen yang mampu membersihkan kulit sampai ke bagian pori-pori terdalam.

7. Memproteksi kulit dari efek buruk sinar matahari

Air beras kaya akan antioksidan jenis asam ferulat. Hal tersebut membuatnya sanggup melindungi kulit dari kerusakan yang dipicu oleh sinar matahari.

Air beras pun bisa meredakan peradangan, menyamarkan pigmentasi, serta membantu pemulihan kulit setelah terpapar panas matahari. Selain itu, air beras juga dapat menjaga kekuatan skin barrier.

Bagaimana cara menggunakan air beras selain cuci muka?

Mungkin Anda bertanya-tanya kapan waktu yang paling pas untuk memakai air bekas cucian beras pada wajah selain untuk membasuh muka. Menurut pakar dermatologi Joyce Park, air beras dapat digunakan sebagai toner atau essence.

Air beras dapat dipakai setelah membersihkan muka dengan sabun wajah dan sebelum menggunakan serum atau krim pelembap.

"Anda dapat menuangkan sedikit ke tangan dan menekannya dengan lembut ke kulit, atau mengaplikasikannya dengan kapas," ujar Park, seperti dilansir dari Glamour.

Mayoritas jenis kulit dapat menerima air bekas cucian beras dengan baik. Namun, Park mengingatkan supaya pemilik kulit yang rentan berjerawat lebih waspada dalam menggunakannya.

Untuk memastikan apakah air beras sesuai dengan kulit Anda, cobalah terlebih dahulu pada bagian kulit yang kecil. Jika tidak muncul reaksi negatif, Anda dapat memakai air beras untuk perawatan wajah secara konsisten.

Terkini