JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Panen Raya serta Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Momen ini menjadi penanda keberhasilan Indonesia dalam mengamankan cadangan beras hingga 3 juta ton pada tahun ini.
Dengan mengenakan baju safari krem, Presiden Prabowo sampai di tempat berlangsungnya acara sekitar pukul 11.13 WIB.
Saat memasuki area “Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan”, Prabowo menyempatkan diri menyapa masyarakat yang hadir dari atas kendaraannya.
Dalam kunjungannya, Prabowo ditemani oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wamentan Sudaryono, serta Menko Pangan Zulkifli Hasan.
Tampak hadir pula Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi IV Titiek Hediyati Soeharto, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Pemimpin Negara tersebut selanjutnya meninjau beragam produk hasil inovasi hilirisasi di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan di lokasi pameran dengan didampingi oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Pada rangkaian agenda tersebut, ditampilkan juga berbagai teknologi pertanian mutakhir yang telah siap digunakan untuk mengelola lahan pertanian berskala luas.
Salah satu perangkat yang dipamerkan adalah combine harvester, yaitu mesin panen otomatis yang mampu memotong, merontokkan, sekaligus membersihkan padi dalam satu rangkaian kerja.
Sebelumnya Presiden Prabowo menyampaikan bahwa stok beras nasional di bawah pengelolaan Perum Bulog saat ini menembus angka lebih dari 3 juta ton.
Jumlah ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah tanah air, bahkan melewati rekor yang pernah dicapai pada masa Presiden Soeharto.
Prabowo menyebutkan bahwa prestasi ini merupakan buah dari upaya maksimal seluruh pihak dan menjadi landasan untuk mempercepat target kemandirian pangan.
Target tersebut diproyeksikan rampung dalam 4 tahun, namun terdapat potensi untuk direalisasikan pada tahun pertama masa jabatannya.
Di tengah situasi konflik serta dinamika geopolitik dunia yang tidak menentu, Presiden menggarisbawahi betapa pentingnya kemandirian pangan sebagai pilar kemerdekaan bangsa.
Selain itu, ia mencanangkan target swasembada yang tidak terbatas pada beras saja, melainkan mencakup sumber karbohidrat lainnya serta protein.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News