JAKARTA – Produsen ponsel asal Tiongkok, Infinix, baru saja memamerkan kecanggihan lini ponsel tergres mereka, Infinix Note 60, yang mengusung fitur andalan berupa panggilan telepon via satelit global (global satellite calling).
Keunggulan fitur tersebut diperlihatkan oleh Infinix pada perhelatan teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS).
Sesuai julukannya, fungsi ini memberikan kemampuan bagi pengguna untuk melakukan komunikasi suara maupun mengirim pesan teks melalui sokongan jaringan satelit, tanpa perlu mengandalkan sinyal seluler.
Fitur global satellite calling pada perangkat Infinix Note 60 mempunyai perbedaan signifikan dibanding fitur satelit pada ponsel pintar lain yang biasanya terbatas untuk situasi darurat saja.
Melalui perangkat ini, Infinix justru menempatkan panggilan via satelit sebagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sehari-hari, termasuk saat pemakai berada di lokasi yang tidak terjamah sinyal sama sekali.
Infinix menyatakan bahwa fitur global satellite calling di seri Note 60 telah menunjang panggilan suara definisi tinggi (HD voice) serta pertukaran pesan singkat dua arah (two-way SMS).
Mekanisme ini diklaim punya jangkauan mencapai kisaran dua pertiga permukaan planet bumi.
Hal tersebut berarti pengguna tetap bisa berkomunikasi walaupun tengah berada di kawasan pelosok, seperti area pegunungan, perairan, maupun wilayah yang minim infrastruktur jaringan.
Untuk mengoperasikan fitur itu, pemakai juga dilaporkan tidak perlu melakukan registrasi atau aktivasi layanan ekstra.
Dengan demikian, saat ponsel tidak mendeteksi sinyal seluler, perangkat bisa seketika tersambung ke jaringan satelit secara otomatis.
Laju data yang dipakai pada fitur global satellite calling di unit Infinix Note 60 berada di angka sekitar 4 Kbps.
Walaupun terbilang kecil, Infinix menegaskan bahwa koneksi itu sudah dimaksimalkan agar tetap mumpuni untuk keperluan telepon suara dan kirim pesan.
Dibekali Teknologi Pendingin HydroFlow
Bukan hanya kemampuan telepon satelit global, Infinix juga mempersenjatai ponsel Note 60 dengan teknologi pendingin yang disebut HydroFlow Cooling.
Teknologi ini mengandalkan pendingin cair (liquid cooling) dengan sokongan dua pompa keramik piezoelektrik (dual piezoelectric ceramic pumps), alih-alih memakai motor mekanis biasa.
Pompa itu diklaim sanggup mengalirkan cairan pendingin mencapai 6,5 ml per menit, yang mana lebih gesit ketimbang sistem pendingin standar. Gawai seri Note 60 ini pun dilengkapi kipas tanpa bilah (blade-less solid-state fan).
Jadi, alih-alih memakai baling-baling seperti pada kipas umumnya, Infinix malah menggunakan lembaran tipis bergetar dengan ketebalan 0,1 mm yang dapat berdenyut sampai 25.000 kali per detik.
Penerapan metode tersebut menjadikan kipas di ponsel bisa beroperasi tanpa bising, sekaligus sanggup membuang panas hingga sepuluh kali lipat lebih efektif dibandingkan kipas konvensional pada mayoritas ponsel.
Menunjang Ekosistem Aksesori Modular AI ModuVerse
Infinix pun meluncurkan sistem aksesori modular berbasis magnet yang dinamakan AI ModuVerse. Lewat sistem ini, pengguna bisa menyematkan bermacam aksesori tambahan pada sisi belakang ponsel Infinix Note 60.
Sejumlah modul yang dapat dipasang di antaranya adalah modul VlogCam untuk kebutuhan syuting video, modul translasi untuk membantu menerjemahkan percakapan bahasa asing, serta baterai magnetik ekstra yang diberi nama StackPower.
Sisi belakang ponsel pintar ini dirancang memakai bahan kulit fotokromik (photochromic leather) yang diklaim mampu berganti warna serta corak mengikuti keadaan cahaya atau temperatur sekitar.
Walaupun telah diperkenalkan di ajang CES 2026, Infinix hingga kini belum membeberkan harga resmi untuk jajaran ponsel Note 60 tersebut, termasuk varian tertingginya, Infinix Note 60 Ultra, seperti yang dikutip dari Giz China.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News