5 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari untuk Kesehatan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:16:07 WIB
Ilustrasi jalan kaki. [Foto: Shutterstock/BELL KA PANG]

JAKARTA – Jalan kaki kerap dianggap sebagai aktivitas fisik yang sederhana. Namun di balik kesederhanaannya, kebiasaan ini menyimpan beragam dampak positif yang tak bisa diremehkan.

Jika dilakukan konsisten setiap hari, meski hanya 30 menit, jalan kaki berkontribusi pada penurunan berat badan hingga membantu menekan risiko serangan jantung.

Ingin mengetahui lebih rinci soal manfaat jalan kaki 30 menit setiap hari? Artikel berikut merangkum penjelasannya untuk Anda. Simak sampai tuntas.

Manfaat jalan kaki 30 menit setiap hari

Merangkum sejumlah sumber, berikut beberapa dampak jalan kaki 30 menit setiap hari bagi tubuh.

1. Meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir

Riset dalam jurnal Neurology menunjukkan bahwa lansia yang rutin berjalan kaki memiliki kondisi otak yang lebih terjaga. Individu yang aktif berjalan setiap pekan tercatat mempunyai ‘materi abu-abu’ otak dalam jumlah lebih banyak.

Materi abu-abu berperan penting dalam proses berpikir, mengingat, serta mengolah informasi. Semakin baik terpelihara, semakin optimal pula fungsi kognitif seseorang.

Kebiasaan berjalan kaki 30 menit setiap hari membantu mempertahankan ketajaman mental seiring bertambahnya usia, termasuk memperlambat penurunan fungsi otak.

2. Mencegah kenaikan berat badan

Manfaat lain dari berjalan kaki 30 menit setiap hari adalah membantu mencegah berat badan bertambah.

Jalan kaki termasuk aktivitas fisik berintensitas sedang yang mendukung keseimbangan hormon tubuh. Saat tubuh aktif bergerak, berbagai sistem bekerja lebih harmonis dan memengaruhi cara tubuh menyimpan lemak.

Penelitian dari Harvard dan American Heart Association mendapati bahwa individu dengan faktor genetik obesitas yang rutin berjalan kaki mengalami penurunan pengaruh gen tersebut.

Pada kelompok yang aktif berjalan, efek gen pemicu kelebihan berat badan berkurang cukup besar.

Walau hanya 30 menit per hari, kebiasaan ini tetap memberi kontribusi pada pengendalian berat badan selama dilakukan secara konsisten.

3. Menurunkan risiko penyakit jantung

Penyakit jantung termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi. Jalan kaki dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk menjaga kesehatan organ vital ini.

Aktivitas tersebut membantu memperlancar sirkulasi darah, menjaga tekanan darah tetap stabil, serta mendukung kesehatan pembuluh darah.

4. Membantu menurunkan indeks massa tubuh (BMI)

BMI digunakan sebagai indikator untuk menilai apakah berat badan seseorang berada dalam kategori sehat atau berlebih.

Sebuah penelitian mencatat bahwa peserta dengan berat badan berlebih yang rutin berjalan kaki selama beberapa bulan mengalami penurunan BMI.

Tak hanya itu, terjadi pula pengurangan lemak di area perut dan total lemak tubuh. Jalan kaki juga membantu mengaktifkan otot kaki serta pinggul yang cenderung kurang bergerak akibat terlalu lama duduk.

5. Membantu menjaga suasana hati tetap baik

Manfaat berjalan kaki 30 menit setiap hari juga berdampak pada kondisi mental. Studi dari Stanford University menunjukkan bahwa berjalan di ruang terbuka seperti taman dapat membantu mengurangi pikiran negatif.

Selain karena aktivitas fisik, berlari ringan atau berjalan di taman membuat Anda mendapatkan udara segar serta paparan sinar matahari.

Kondisi tersebut berperan dalam menjaga ritme tubuh dan kualitas istirahat. Dampaknya, suasana hati menjadi lebih stabil dan tingkat stres turut menurun.

Terkini