JAKARTA – Menyiapkan barang bawaan sebelum melakukan perjalanan kerap dianggap sebagai hal remeh, padahal kekeliruan kecil saat pengemasan dapat memberikan pengaruh besar selama berlibur.
Mulai dari beban koper yang berlebih, barang krusial yang tidak terbawa, hingga kekeliruan dalam menentukan jenis tas, seluruhnya berpotensi membuat momen liburan yang mestinya menyenangkan menjadi terasa sulit.
Cukup banyak pelancong yang baru menyadari kekeliruannya ketika sudah berada di bandara atau bahkan sesampainya di lokasi tujuan.
Padahal, melalui kesiapan yang pas serta teknik pengemasan yang efisien, sebuah perjalanan dapat dinikmati dengan jauh lebih tenang dan tanpa tekanan.
Mengutip laman Travel+Leisure, Sabtu (21/2/2026), terdapat lima kesalahan fatal yang kerap dilakukan ketika berkemas dan harus dijauhi.
1. Membawa Pakaian Terlalu Banyak
Banyak pelancong yang merasa ingin memasukkan semua baju "yang mungkin diperlukan," namun tindakan ini justru membuat koper penuh dan membebani perjalanan.
Taktik yang lebih bijak adalah dengan menentukan pakaian yang dapat dipadupadankan (mix & match) serta sesuai untuk beragam situasi selama berlibur.
Lewat langkah ini, traveler tidak cuma menghemat tempat, tetapi juga meminimalisir rasa lelah saat harus menentukan pakaian setiap harinya.
2. Tidak Menggunakan Packing Cubes
Salah satu peralatan pengemasan yang sangat bermanfaat adalah packing cubes, yakni kantong-kantong kecil yang berfungsi mengelompokkan baju dan alat kelengkapan berdasarkan kategori.
Tanpa adanya alat pengatur ini, pakaian dapat berantakan di dalam koper dan menyulitkan pencarian barang. Packing cubes membantu menjaga isi tas bagasi tetap tertata, praktis dicari, serta mengoptimalkan ruang yang tersedia.
3. Menggunakan Koper Tidak Berkualitas
Penentuan koper yang keliru dapat menyebabkan permulaan liburan menjadi kurang berkesan.
Koper dengan kualitas roda yang buruk atau ritsleting yang gampang rusak berisiko membuat isi bawaan menjadi tidak aman atau menghambat pergerakan saat di bandara, stasiun, maupun di jalanan yang sempit.
"Belilah koper yang berkualitas, usahakan menggunakan koper beroda empat dan mempunyai pegangan serta resleting yang kuat agar tidak rusak saat dibanting atau dilempar di bandara."
4. Melupakan Manfaat Tas Jinjing
Di samping koper primer, tas jinjing merupakan elemen penting dalam pengemasan yang kerap dipandang sebelah mata.
Tas tersebut berfungsi sebagai wadah bagi barang-barang penting seperti paspor, dompet, obat-obatan, power bank, serta benda berharga lainnya yang diperlukan selama durasi penerbangan.
Siapkanlah tas jinjing yang tertata rapi guna memastikan kelengkapan krusial tetap gampang dijangkau tanpa perlu membongkar koper besar di dalam kabin.
5. Tidak Mengemas Perlengkapan Mandi dengan Benar
Kekeliruan umum lainnya adalah membiarkan alat-alat mandi dalam ukuran besar dan tidak teratur. Barang cair dalam dimensi besar dapat menyita banyak ruang dan memiliki risiko bocor, terutama saat melewati pengecekan keamanan di bandara.
Gunakanlah botol berukuran khusus perjalanan (travel-size) atau wadah kedap air yang memang dibuat untuk bepergian agar barang tetap aman dan kondisi koper tetap rapi.
Kelima kesalahan di atas akan mengakibatkan pengemasan barang-barang dalam koper berisiko berantakan, mengalami kerusakan, hingga hilang. Oleh sebab itu, hal tersebut sangat wajib untuk dihindari oleh para pelancong.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News