Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea

Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea
Pandji Pragiwaksono. [Foto: Instagram/@farid_efte]

JAKARTA – Komika Pandji Pragiwaksono telah menjalani pemeriksaan kepolisian terkait lima laporan dan satu aduan mengenai pertunjukan spesial terbarunya yang berjudul Mens Rea.

Pandji tiba di Polda Metro Jaya dengan didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar. Dalam sesi tersebut, Pandji Pragiwaksono mengklarifikasi isi acaranya yang dituduh telah menyinggung sejumlah pihak.

Berikut adalah rangkuman pemeriksaan Pandji Pragiwaksono di Polda Metro Jaya terkait laporan-laporan mengenai Mens Rea.

Pemeriksaan 8 Jam dengan 63 Pertanyaan

Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan selama 8 jam dan menghadapi 63 pertanyaan dari penyidik.

“Pandji dan tim lawyer sudah selesai pemeriksaan dalam rangka pemenuhan undangan klarifikasi. Tadi mulai kurang lebih dari pukul 10.30 WIB. Ada 63 pertanyaan,” ujar Haris Azhar setelah proses klarifikasi di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Pandji Pragiwaksono menyatakan bahwa dirinya berupaya menjawab seluruh pertanyaan penyidik secara optimal. Proses klarifikasi tersebut berjalan tanpa kendala.

"Intinya prosesnya berjalan lancar. Saya enggak punya deskripsi yang lebih tepat untuk menggambarkannya. Kayaknya juga kurang tepat kalau dibilang seru," ucap Pandji.

Peluang Berdiskusi dengan Pelapor

Pandji Pragiwaksono memberikan ruang untuk berdialog dengan pihak-tapih yang melaporkannya.

"Tentu alangkah lebih baik kalau kami duduk bareng dan mencoba untuk menyampaikan maksudnya. Selalu terbuka (diskusi) kok,” tutur Pandji.

Ia berpendapat bahwa diskusi merupakan jalan keluar terbaik guna meluruskan salah paham jika suatu karya seni dirasa menyinggung pihak tertentu.

Kelelahan Setelah Pemeriksaan

Pandji Pragiwaksono tidak menampik rasa lelahnya usai diperiksa selama delapan jam.

"Akhirnya capeklah," kata Pandji.

Meski begitu, Pandji Pragiwaksono berkomitmen untuk terus kooperatif serta mengikuti seluruh tahapan proses hukum dari awal hingga tuntas.

Tegaskan Tidak Menistakan Agama Mayoritas laporan yang tertuju pada Mens Rea berkaitan dengan dugaan penistaan agama.

Akan tetapi, Pandji Pragiwaksono meyakini bahwa dirinya maupun materi stand up comedy Mens Rea tidak memiliki niat untuk menistakan agama mana pun.

"Saya ada pada posisi tidak merasa melakukan penistaan agama. Jadi prosesnya tadi berjalan dengan cukup lancar, pertanyaannya terjawab, dan ya kita ikuti prosesnya saja,” jelas Pandji.

Tentang Mens Rea

Pandji Pragiwaksono melaksanakan pertunjukan spesial ke-10 yang diberi judul Mens Rea, yang berarti niat jahat.

Menyusul kesuksesannya, Mens Rea akhirnya dirilis di Netflix dan mulai bisa dinikmati sejak 27 Desember 2025. Pertunjukan ini ditayangkan secara utuh tanpa sensor melalui platform tersebut.

Dalam Mens Rea, Pandji menggunakan panggung untuk membedah beragam isu politik dan sosial lewat gaya observasi yang berani dan tajam.

Ia mengulas dinamika politik setelah Pemilu 2024, mengkritisi perilaku pejabat publik, hingga membahas tokoh-tokoh yang biasanya dianggap tabu untuk dibicarakan secara gamblang.

Materi yang disampaikan dinilai selaras dengan situasi demokrasi di Indonesia, dikemas dalam komedi satire yang tidak sekadar menghibur, namun juga memicu penonton untuk berpikir kritis.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index