Misi Indonesia Jadi Hub Halal Global 2029, BPJPH Akselerasi Instruksi Presiden

Misi Indonesia Jadi Hub Halal Global 2029, BPJPH Akselerasi Instruksi Presiden
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan. [Foto: bpjph.halal.go.id]

JAKARTA – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hassan mematok target agar Indonesia bertransformasi menjadi Hub Halal Internasional (Global Halal Hub) pada tahun 2029, selaras dengan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto.

"Tahun 2029 nanti, sesuai dengan target dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto), Indonesia harus menjadi Hub Halal International. Ultimatum dari Bapak (Presiden). Saya bilang siap," ujar pria yang akrab disapa Babe Haikal, dikutip pada Kamis (29/1/2026).

Ahmad Haikal Hassan mengungkapkan bahwa proses yang berdurasi panjang dan penuh tantangan merupakan alasan mengapa pencapaian target Indonesia sebagai pusat halal dunia membutuhkan waktu.

"Contoh Malaysia, dia udah terapan halal 20 tahun lalu. Kita harus balap dia dalam waktu setahun?" terangnya.

Ahmad Haikal Hassan memaparkan bahwa konsep halal saat ini bukan sekadar kewajiban agama tertentu, melainkan telah bergeser menjadi sebuah gaya hidup.

"Halal itu sudah bermetamorfosa. Bukan lagi sebuah beban, bukan lagi sebuah pilihan, tapi memang udah kebutuhan. Halal is symbol of health, symbol of clean, and quality of food," ungkap Haikal.

Oleh karena itu, konsep halal sejatinya tidak terbatas bagi masyarakat muslim saja, namun ditujukan bagi seluruh umat manusia.

"Halal is not for Muslim only. Halal for everyone, halal for everybody, halal is lifestyle. Halal Indonesia untuk masyarakat dunia, itu yang kami canangkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Haikal juga menjelaskan bahwa para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia telah memiliki kesadaran tinggi terkait sertifikasi halal.

Ia menyebutkan hingga kini pihaknya sudah menerbitkan sekitar 11 juta sertifikat halal untuk sektor UMKM.

"Kesadaran dari UMKM sangat besar untuk mengurus halal. Kalau enggak halal nggak ada yang beli, beneran deh. Hari gini udah psikologi masyarakat pilihnya halal dulu. Baru kemudian rasa," kata Haikal.

Salah satu negara yang sudah memahami fenomena tersebut adalah Amerika Serikat (AS).

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk memenuhi standar sertifikasi halal pada produk pertanian sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh BPJPH.

"Terkait halal, kantor kami bekerja sangat erat dengan BPJPH. Dan tentu saja, produk-produk dari Amerika Serikat selalu berupaya untuk mematuhi persyaratan yang ditetapkan oleh BPJPH," kata Penasihat Pertanian Dinas Pertanian Luar Negeri USDA, Lisa Ahramjian, dikutip dari Antara.

Ahramjian menjelaskan bahwa USDA akan menggelar festival 'Rasa Amerika' di Mal Sarinah, Jakarta, pada 31 Januari hingga 1 Februari mendatang, dengan menampilkan 13 komoditas pertanian asal Amerika Serikat.

Selanjutnya pada 2-5 Februari, Wakil Menteri Pertanian AS Luke J. Lindberg beserta delegasi USDA Agribusiness Trade Mission dijadwalkan berkunjung ke Indonesia.

Lindberg direncanakan membawa sekitar 85 perusahaan serta perwakilan industri AS guna menjajaki peluang kerja sama dan perdagangan.

Salah satu fokus dari misi dagang USDA tersebut adalah untuk membawa lebih banyak produk asal Amerika Serikat yang telah mengantongi sertifikasi halal ke pasar Indonesia.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index