Manjakan Turis Asing, Perusahaan Jepang Rilis Layanan Asuh Anak Bertarif Rp 5,7 Juta

Manjakan Turis Asing, Perusahaan Jepang Rilis Layanan Asuh Anak Bertarif Rp 5,7 Juta
Ilustrasi orangtua dan anak di Jepang.[Foto: iSTOCK/RichVintage]

JAKARTA – Sebuah celah bisnis anyar kembali muncul di Jepang, yakni layanan pengasuhan anak dengan pengantar bahasa asing yang menyasar turis internasional saat berwisata di Negeri Sakura.

Layanan ini muncul akibat adanya permintaan dari keluarga mampu yang ingin mengeksplorasi sisi budaya Jepang yang cenderung sulit dikunjungi jika harus membawa anak kecil.

Salah satu pemakainya adalah Kelvin Young, wisatawan asal California yang bertandang ke Jepang bersama keluarganya pada akhir November 2025.

Ia memilih untuk menitipkan kedua putrinya yang berumur 5 dan 2 tahun kepada pengasuh di hotel tempat mereka menginap.

Selama kurang lebih empat jam, ia beserta istrinya dapat menikmati jamuan di restoran sushi mewah di Tokyo yang kurang representatif bagi keluarga dengan anak kecil.

Keesokan paginya, kedua putri mereka dengan riang menunjukkan hasil kerajinan tangan yang telah dibuat bersama pengasuh selama waktu penitipan tersebut.

Layanan asuh anak ini dikelola oleh Synk Inc., sebuah firma yang berpusat di Kamakura, Prefektur Kanagawa. Perusahaan ini mempekerjakan satu perawat serta sembilan tenaga pengasuh anak dengan sertifikasi nasional yang mahir berbahasa Inggris.

Sejak meluncurkan layanan ini pada April 2025, perusahaan tersebut telah melayani lebih dari 50 pesanan.

Tarif yang dikenakan tergolong tinggi, yakni mulai dari 54.000 yen (berkisar Rp5,75 juta) untuk durasi tiga jam.

Selain jasa penitipan di hotel maupun pendampingan saat jalan-jalan, Synk turut menawarkan paket aktivitas seperti kunjungan ke TK lokal Jepang hingga meditasi Zen di kuil.

"Dengan menyediakan pengalaman khusus bagi anak-anak, kami ingin orangtua dapat menikmati waktu untuk diri mereka sendiri tanpa ragu," kata Presiden Synk, Saya Sugahara.

Berpotensi Hidupkan Wisata Malam

Poppins Corp., penyedia jasa penitipan anak terkemuka di Tokyo, juga terus menambah jumlah pengasuh yang menguasai bahasa asing sejak musim semi 2025.

Di sisi lain, Nagoya Marriott Associa Hotel pun sudah mulai menyediakan layanan daring agar para tamu dapat memesan jasa pengasuh anak tersebut.

Data pemerintah menunjukkan sekitar 36,8 juta turis mancanegara berkunjung ke Jepang pada 2024, dengan sekitar 690.000 di antaranya merupakan anak-anak berusia 4 tahun ke bawah.

Peneliti senior Japan Travel Bureau Foundation, Akane Kakishima, menilai bahwa layanan seperti ini juga mampu membantu memulihkan ekonomi di malam hari, mengingat perjalanan bersama anak-anak biasanya membatasi potensi belanja orang dewasa.

Sebelumnya, inovasi lain juga hadir guna mempermudah mobilitas turis di Jepang, yakni fasilitas penitipan koper di gerai minimarket 7-Eleven yang tersebar luas.

Jaringan minimarket tersebut baru saja menjalin kemitraan dengan Ecbo Cloak, sebuah layanan penyimpanan bagasi.

Kepastian Mendapat Ruang Simpan

Mulai minggu lalu, wisatawan dapat menitipkan barang bawaan seperti koper dan tas di ratusan toko 7-Eleven di Jepang selama bepergian seharian.

Mengutip Japan Today pada Selasa, 23 Desember 2025, fasilitas ini dianggap sangat membantu bagi pelancong, karena membawa tas besar ke lokasi wisata populer atau saat berpindah transportasi umum di Jepang dinilai sangat merepotkan.

Meskipun stasiun-stasiun besar di Jepang menyediakan loker koin berukuran besar, kapasitasnya terbatas dan ketersediaannya tidak bisa dipantau dari jarak jauh. Hal ini sering kali membuat turis terlambat mencari opsi lain jika loker di stasiun sudah penuh.

Namun, melalui Ecbo Cloak, para tamu wajib memesan ruang simpan terlebih dahulu lewat aplikasi atau situs web, sehingga kepastian mendapat tempat lebih terjamin.

Barang-barang tersebut akan diletakkan di area gudang belakang gerai 7-Eleven yang dipastikan aman.

Rincian Biaya Penitipan di Minimarket

Layanan ini pada mulanya hanya bekerja sama dengan restoran dan toko, namun dengan masuknya 7-Eleven, fasilitas ini kini tersedia 24 jam. Terdapat dua skema harga yang ditawarkan.

Pertama, untuk barang seukuran koper dipatok seharga 800 yen (sekitar Rp86 ribuan) per hari.

Kedua, untuk kategori "seukuran tas"—yang mencakup ransel, tas tangan, atau tas belanja dengan sisi terpanjang maksimal 45 sentimeter—dikenakan biaya 500 yen (sekitar Rp54 ribuan) per hari.

Biaya tersebut akan terhitung masuk ke hari berikutnya setelah melewati tengah malam. Ecbo Cloak juga melayani penitipan alat musik hingga kereta bayi yang dimensinya dimasukkan ke dalam kategori "seukuran koper."

Fasilitas ini telah tersedia di 378 cabang 7-Eleven di 26 prefektur, termasuk wilayah populer seperti Tokyo, Kyoto, Osaka, hingga Hokkaido.

Secara keseluruhan, Ecbo Cloak memiliki jaringan mitra di lebih dari 1.000 titik di seluruh Jepang, termasuk hingga ke Okinawa.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index