Kemenpar Incar Kolaborasi dengan BTS untuk Promosi Destinasi Wisata Indonesia

Kemenpar Incar Kolaborasi dengan BTS untuk Promosi Destinasi Wisata Indonesia
BTS. [Foto: Allkpop]

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berencana menggandeng megabintang K-pop, BTS, untuk mempromosikan pariwisata Tanah Air.

Momentum ini menyusul kabar masuknya Indonesia dalam rangkaian tur dunia grup besutan BigHit Music tersebut pada Desember 2026.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, menegaskan pemerintah tidak ingin sekadar menjadi penonton.

Pihaknya berupaya membangun kolaborasi strategis agar pesona budaya dan destinasi Indonesia bisa "nampang" di panggung global lewat kehadiran BTS.

"Bagaimana caranya kami bisa berkolaborasi untuk mempromosikan Indonesia lewat konser BTS ini. Setidak-tidaknya potensi wisata atau budaya yang kita miliki juga bisa dipromosikan bersama mereka," ujar Vinsensius, dikutip pada Kamis (19/2//2026).

Vinsensius mengungkapkan bahwa isu ini telah menjadi perhatian serius Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. Menpar disebut telah memberikan instruksi khusus untuk segera berkoordinasi dengan promotor yang memboyong RM cs ke Jakarta.

"Bu Menteri berpesan kepada saya segera rapatkan dan undang promotornya. Tim saya sudah meminta waktu audiensi untuk membicarakan skema kerja sama promosi yang memungkinkan," tuturnya.

Kemenpar telah menyiapkan sejumlah opsi tawaran kolaborasi, di antaranya, Familiarization Trip (Famtrip) dengan mengajak member BTS mengunjungi destinasi unggulan di luar Bali.

Opsi tawaran kolaborasi juga berupa wisata kuliner memperkenalkan kekayaan rasa Nusantara kepada para member.

Selain itu ada City Branding dengan mempertimbangkan jadwal konser BTS yang terlalu padat maka pemerintah akan fokus mempromosikan budaya dan keunikan Jakarta.

Vinsensius menekankan misi utama pemerintah adalah menghapus stigma bahwa Indonesia hanya tentang Bali.

Dengan semangat "Beyond Ordinary", BTS diharapkan menjadi pintu masuk bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Korea Selatan, untuk melirik destinasi lain.

"Selama ini banyak yang hanya tahu Bali. Kita ingin kedatangan BTS ini mempromosikan destinasi di luar itu," tambahnya.

Selain membidik para member, pemerintah juga berencana melakukan pendekatan kepada komunitas penggemar (ARMY).

Antusiasme besar dari Gen Z dan Milenial dinilai sebagai aset digital yang kuat untuk menyebarkan informasi pariwisata secara organik di media sosial.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index