JAKARTA – Raksasa mesin pencari Google resmi meluncurkan Gemini 3.1 Pro pekan ini sebagai model kecerdasan buatan (AI) teranyar mereka.
Model ini merupakan peningkatan signifikan dari Gemini 3 Pro yang difokuskan pada kemampuan penalaran (reasoning) guna menangani tugas-tugas yang lebih kompleks.
Sebagai "otak" dari Gemini 3 Deep Think, model ini diklaim lebih andal dalam memecahkan persoalan logika baru, analisis data, hingga proyek kreatif yang memerlukan pemahaman mendalam.
Google menggambarkan ketangguhan Gemini 3.1 Pro melalui sejumlah kemenangan pada berbagai pengujian benchmark.
Pengujian tersebut melibatkan model kompetitor seperti Gemini 3 Pro, Sonnet 4.6, Opus 4.6, GPT-5.2, dan GPT.5.3-Codex.
Google menyebut Gemini 3.1 Pro unggul dalam benchmark ARC-AGI-2, GPQA Diamond, Terminal-Bench 2.0 (non-Codex), hingga LiveCodeBench Pro.
Selain itu, model ini diklaim unggul pada pengujian SciCode, APEX-Agents, MCP Atlas, BrowseComp, MMLU, serta Humanity’s Last Exam (tanpa tools).
Dalam penerapannya di dunia kerja profesional, Gemini 3.1 Pro disebut mampu menyintesis sistem yang kompleks.
Contohnya adalah membangun dashboard kedirgantaraan yang terhubung ke aliran data telemetri publik untuk memvisualisasikan orbit ISS secara real-time.
Model ini juga memiliki kemampuan membuat pengalaman interaktif berbasis kode, seperti animasi SVG, simulasi 3D dengan hand-tracking, hingga situs web kreatif yang menerjemahkan tema sastra ke dalam desain modern.
Mengenai ketersediaan, Gemini 3.1 Pro mulai digulirkan secara bertahap kepada pengembang, perusahaan, serta pengguna umum.
Bagi pengembang, model ini tersedia dalam tahap pratinjau melalui Gemini API di Google AI Studio, Gemini CLI, platform Google Antigravity, hingga Android Studio. Sementara itu, kalangan enterprise dapat mengaksesnya lewat Vertex AI dan Gemini Enterprise.
Untuk konsumen umum, Gemini 3.1 Pro hadir di aplikasi Gemini dan NotebookLM, namun akses penuh hanya tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan Ultra sebagaimana dirangkum dari BlogGoogle, Jumat (20/2/2026).
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News