Percepatan Pemulihan, Prabowo Instruksikan Sekolah, Puskesmas, dan Rumah Sakit Cepat Beroperasi

Jumat, 02 Januari 2026 | 10:44:34 WIB
Presiden Prabowo Subianto. [Foto: Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan krusialnya akselerasi perbaikan fasilitas umum setelah terjadinya bencana. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat segera berjalan kembali.

Pernyataan itu diutarakan Prabowo sewaktu memantau langsung proses konstruksi hunian sementara (huntara) untuk penduduk terdampak bencana di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Prabowo memberikan arahan kepada seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk memprioritaskan sekolah serta sarana kesehatan demi memulihkan aktivitas sosial warga dengan segera.

"Saya juga minta perhatian bahwa kalau bisa sekolah-sekolah juga diperhatikan, sama Puskesmas dengan rumah sakit-rumah sakit, supaya bisa berfungsi secepatnya kembali," tegasnya.

Mengenai keperluan tempat tinggal, Prabowo mengidentifikasi terdapat kurang lebih 90.000 unit rumah berkategori rusak berat yang tersebar di tiga provinsi terdampak.

Prabowo mengharapkan adanya penyelarasan data yang presisi agar penanggulangan rumah dengan tingkat kerusakan berat, sedang, maupun ringan dapat dituntaskan secara akurat tanpa ada satu pun warga yang tertinggal.

Prabowo turut menyampaikan apresiasi secara spesifik kepada Danantara atas kecepatan mereka dalam menyediakan tempat tinggal bagi para pengungsi.

"Saya terima kasih sama Danantara yang telah melakukan suatu pekerjaan yang saya lihat baik ya. Membangun 600 hunian dalam waktu singkat itu suatu prestasi. Nanti saya minta Danantara koordinasi dekat dengan BNPB, Gubernur, dan Bupati masing-masing supaya tidak tumpang tindih. Supaya resource kami benar-benar bermanfaat tidak tumpang tindih, tidak mubazir, semuanya harus diarahkan segera untuk membantu rakyat kami," ujarnya.

Pada momen tersebut, Prabowo juga memberikan apresiasi terhadap kinerja sigap seluruh pihak yang berkontribusi dalam penanggulangan bencana.

Ia menggarisbawahi kesuksesan pembangunan jembatan yang umumnya memerlukan waktu pengerjaan satu bulan, namun sanggup dituntaskan hanya dalam durasi 10 hari.

Terkini