6 Tradisi Khas Imlek 2026 di Hong Kong, dari Berburu Bunga hingga Pesta Kembang Api

6 Tradisi Khas Imlek 2026 di Hong Kong, dari Berburu Bunga hingga Pesta Kembang Api
Para penari naga tampil di sebuah pameran kuil pada hari kedua Tahun Baru Imlek Naga di Beijing pada 11 Februari 2024. [Foto: GREG BAKER/AFP]

JAKARTA – Hanya dalam beberapa hari, kita akan memasuki Tahun Kuda Api. Berbagai lokasi wisata ternama mulai bersiap menyongsong liburan Imlek 2026 dengan rangkaian acara menarik.

Hong Kong, contohnya, memiliki enam kebiasaan unik selama masa Imlek yang dapat dinikmati oleh para pelancong mancanegara. Rangkaian tradisi ini diawali dengan mendatangi pasar bunga yang tersebar di pelosok kota.

Mengutip berbagai sumber, keluarga di Hong Kong biasanya akan berbondong-bondong ke berbagai pasar bunga untuk membeli bunga yang dianggap membawa keberuntungan untuk memperindah rumah mereka selama Tahun Baru Imlek atau sekadar menikmati suasana perayaan di sekitarnya.

Terdapat bermacam jenis bunga favorit masyarakat yang memiliki filosofi tersendiri. Bunga gladiol serta narcisus menjadi simbol bagi kekuatan dan kesucian, sementara peoni dan willow perak dipercaya mampu mendatangkan harta serta hoki.

Bagi mereka yang ingin mempererat asmara, ada keyakinan bahwa berjalan mengitari pohon bunga persik sebanyak tiga kali searah jarum jam dapat menambah daya tarik di tahun mendatang.

Ada pula anggapan bahwa jika terdapat kelopak bunga yang jatuh dan menempel di tubuh, itu merupakan tanda bahwa pasangan yang didambakan tengah menuju ke arah Anda.

Untuk mereka yang sudah berpasangan, cukup putar pohon tersebut sekali demi memperkuat ikatan cinta.

Selama sepekan menjelang pergantian tahun, tepatnya pada 11—17 Februari 2026, pengunjung dapat menyambangi Pameran Tahun Baru Imlek yang difungsikan sebagai pasar bunga.

Lokasi yang disarankan untuk dikunjungi antara lain Victoria Park di wilayah Causeway Bay serta Fa Hui Park di area Mong Kok.

Belanja Seafood Kering hingga Berebut Dupa Pertama

Kebiasaan unik berikutnya dalam menyambut Imlek adalah memadati jalanan yang dipenuhi pedagang seafood kering di Hong Kong.

Lokasi tersebut berada di kawasan Des Voeux Road West, Sheung Wan, yang membentang di antara Queen’s Road dan Centre Street.

Wilayah tersebut tersohor dengan sebutan ‘Jalan Seafood Kering’, salah satu titik perdagangan seafood kering terbesar di dunia.

Bahan makanan ini dipersiapkan untuk dinikmati saat momen ramah tamah keluarga dan tradisi bertukar kado di Tahun Baru Imlek.

Ritual ketiga adalah berkumpul menjelang tengah malam di hari terakhir tahun lama di Kuil Sik Sik Yuen Wong Tai Sin.

Warga lokal akan berkompetisi untuk mendapatkan kesempatan mempersembahkan dupa pertama kepada Dewa Wong Tai Sin — "sebuah ritual suci yang diyakini membawa berkah besar untuk tahun yang akan datang dan telah berlangsung lama di Hong Kong."

Masyarakat setempat umumnya menyantap hidangan pembawa hoki sebelum menuju kuil: nin gou (kue beras ketan Tahun Baru Imlek), "yang secara harfiah berarti ‘semakin tinggi setiap tahun’, diyakini membawa harapan untuk pekerjaan yang lebih baik, nilai yang bagus, atau pertumbuhan yang pesat."

Sebagai pendamping, tersedia bola wijen goreng yang melambangkan rumah yang berlimpah harta, serta dumpling goreng yang bentuknya serupa dengan emas batangan Tiongkok kuno.

Festival Doa dan Harapan

Festival Doa dan Harapan di Hong Kong untuk menyambut Imlek 2026. (dok. HKTB) Tradisi berikutnya yaitu menuliskan cita-cita pada lembaran kertas joss yang dikaitkan pada buah jeruk, kemudian melemparkannya ke arah pohon.

Diyakini bahwa jika kertas joss tersebut tersangkut semakin tinggi pada dahan pohon, maka peluang terwujudnya harapan tersebut akan semakin besar.

Kegiatan ini sudah bertahan lama dan mengundang ratusan ribu warga serta turis global. Pusat perayaan tradisi ini berada di Festival Doa dan Harapan Hong Kong di Lam Tsuen yang digelar pada 17 Februari—3 Maret 2026.

Bagi yang mendambakan kedekatan spiritual, dapat mendatangi deretan kuil bersejarah di Hong Kong guna memohon keberuntungan, kasih sayang, kemakmuran, dan keberhasilan di Tahun Kuda, mencakup Kuil Sik Sik Yuen Wong Tai Sin, Kuil Che Kung, serta Kuil Kwun Yum.

Usai memanjatkan doa, waktunya merayakannya bersama-sama karena agenda selanjutnya adalah Parade Malam Tahun Baru Imlek Cathay International pada hari pertama Imlek. Area jalanan di Hong Kong akan berubah wujud menjadi arena karnaval.

"Tahun ini, parade mengangkat tema Best Fortune, World Party untuk merayakan semangat dinamis kuda sebagai simbol kekuatan, vitalitas, kemajuan, dan kesuksesan dalam budaya Tionghoa."

Parade Tahun Baru Imlek

Rute parade dimulai dari Hong Kong Cultural Centre, lalu melewati Canton Road, Haiphong Road, hingga Nathan Road.

Perhelatan tahun 2026 ini akan menjadi pesta semalam suntuk yang sangat autentik, menampilkan barisan kereta hias bertema yang memukau guna membawa keberuntungan optimal sepanjang tahun.

Sejumlah pendukung kereta hias juga akan memperingati hari jadi yang bersejarah, di antaranya Cathay yang menginjak usia ke-80, Hong Kong Disneyland yang memasuki tahun ke-20, serta McDonald’s Hong Kong yang menghadirkan kereta hias dalam rangka hari ulang tahun ke-50.

Pasca parade, beberapa unit kereta hias tetap akan dipajang di Kai Tak Sports Park mulai 18 hingga 26 Februari 2026.

Sebagai penutup tradisi adalah atraksi kembang api Tahun Baru Imlek yang spektakuler di atas Pelabuhan Victoria pada 18 Februari 2026 pukul 20.00.

Pemandangan ini dapat disaksikan dari kedua sisi pelabuhan, mulai dari Tsim Sha Tsui, Mid-Levels, Central, Wan Chai, hingga Causeway Bay, serta area East Coast Park di Fortress Hill dan Hung Hom Bypass. Para pelancong dapat menikmati pertunjukan hebat ini tanpa dipungut biaya.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index