JAKARTA – Kementerian Luar Negeri RI menginformasikan bahwa seorang warga negara Indonesia (WNI) telah diamankan oleh otoritas Norwegia terkait insiden kecelakaan mobil di kawasan Harstad, yang berjarak sekitar 1.500 kilometer dari Oslo pada Selasa (27/1/2026).
Plt Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemlu RI, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa WNI yang diamankan tersebut merupakan pengendara mobil dalam kecelakaan itu.
"1 WNI yang menjadi pengemudi saat ini berada dalam tahanan Kepolisian dan yang bersangkutan telah mendapatkan pendampingan pengacara," kata Heni melalui pernyataan tertulis, dikutip pada Sabtu (30/1/2026).
Peristiwa tersebut melibatkan empat orang WNI yang sedang berwisata di area utara Norwegia.
Kecelakaan berlangsung saat mereka menempuh perjalanan darat menggunakan kendaraan sewaan menuju kawasan Lofoten dari Tromso.
Heni memaparkan bahwa kendaraan yang dibawa WNI tersebut mengalami selip hingga masuk ke jalur berbeda, yang kemudian memicu tabrakan dengan mobil milik warga Norwegia dari arah berlawanan.
Kejadian ini menyebabkan dua warga Norwegia kehilangan nyawa dan satu orang lainnya masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Heni menambahkan bahwa pihak KBRI di Oslo sudah menjalin koordinasi dengan kepolisian setempat yang kini tengah menjalankan proses investigasi.
"Adapun kondisi tiga WNI lainnya dalam keadaan selamat, di mana dua orang di antaranya telah keluar dari RS dan satu orang diperkirakan akan keluar dari RS hari ini," ujar Heni.
Mengutip laporan dari situs Harstad Tidende, kepala penanganan kecelakaan Lars-Erik Markussen Solheim memvalidasi bahwa tabrakan fatal tersebut terjadi di jalur E10, area Tjeldsund, Norwegia.
Kedua orang yang menjadi korban jiwa merupakan perempuan berusia sekitar 70-an tahun yang berdomisili di wilayah Harstad.
Wali Kota Harstad, Else Marie Stenhaug, menganggap insiden ini sebagai suatu tragedi. Ia menyampaikan bahwa pihak pemerintah kota sudah menyiapkan tim krisis psikososial guna memberikan bantuan pendampingan.
"Sangat tragis ketika kami mengalami kecelakaan lalu lintas dengan korban jiwa. Sekarang kami akan melakukan yang terbaik untuk merawat kerabat dan keluarga serta orang lain yang terkena dampak," kata Stenhaug.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News