Waspada Interaksi Kafein, Inilah Aturan Minum Kopi Setelah Mengonsumsi Obat

Waspada Interaksi Kafein, Inilah Aturan Minum Kopi Setelah Mengonsumsi Obat
Ilustrasi minum kopi. [Foto: Getty Images/iStockphoto/kris_sirk]

JAKARTA – Bagi sebagian besar orang, mengawali pagi atau menjalankan rutinitas dengan meminum kopi merupakan sebuah keharusan.

Akan tetapi, rutinitas ini mesti mendapatkan perhatian khusus jika Anda tengah dalam masa pemulihan dengan obat-obatan.

Mengenai situasi ini, kerap muncul pertanyaan umum: apakah diperbolehkan meminum kopi segera setelah mengonsumsi obat? Dari sudut pandang medis, menggabungkan kedua asupan ini dalam interval waktu yang terlalu dekat sangat tidak dianjurkan.

Zat kafein di dalam kopi bersifat aktif sehingga mampu bereaksi dengan senyawa kimia pada obat, yang berisiko memodifikasi khasiat pengobatan hingga menimbulkan dampak samping yang merugikan.

Mengutip laporan Medical News Today, kafein mampu memengaruhi sistem tubuh lewat beragam cara yang berpotensi menghalangi laju penyembuhan. Lantas, apa saja potensi bahaya utama dari interaksi antara kopi dan obat? Berikut adalah penjelasannya.

1. Menghambat Penyerapan

Sejumlah riset mengindikasikan bahwa kafein mampu menurunkan performa sistem pencernaan dalam menyerap kandungan aktif obat. Hal ini menyebabkan dosis yang meresap ke darah tidak sesuai harapan.

Fenomena ini sering ditemui pada obat untuk osteoporosis serta suplemen penambah zat besi.

2. Mengubah Efek Obat

Beberapa golongan obat, seperti antibiotik atau antidepresan, dapat mengalami perubahan reaksi kimia. Kinerja obat tersebut bisa menjadi terlalu kuat atau malah melemah sehingga tujuan pengobatan tidak tercapai secara maksimal.

3. Memicu Efek Samping Ganda

Meminum kopi bersamaan dengan jenis obat tertentu bisa memperburuk reaksi tubuh, misalnya denyut jantung yang semakin cepat, munculnya rasa cemas berlebih, hingga masalah susah tidur atau insomnia.

Guna menekan risiko reaksi negatif tersebut, para pakar medis sangat menganjurkan adanya pemberian jarak waktu.

Secara garis besar, rentang waktu aman yang direkomendasikan adalah sekitar 1 sampai 2 jam sesudah meminum obat sebelum Anda kembali menikmati kopi.

Pemberian jeda ini sangatlah penting supaya tubuh mempunyai waktu yang cukup untuk mengolah serta menyerap kandungan obat secara sempurna tanpa gangguan dari efek kafein.

Ada beberapa kelompok obat yang butuh pengawasan lebih ketat terkait asupan kopi, antara lain obat pereda asam lambung (Antasida), obat untuk hipertensi dan sistem saraf, serta beragam suplemen kesehatan.

Meskipun rentang 1-2 jam merupakan ketentuan dasar, patut dipahami bahwa tiap jenis obat mempunyai sifat kimiawi yang berbeda-beda.

Unsur usia, tingkat metabolisme seseorang, serta jenis keluhan kesehatan juga memengaruhi seberapa besar pengaruh kopi terhadap proses pengobatan.

Oleh sebab itu, Anda sangat dianjurkan untuk senantiasa mencermati instruksi pada label obat atau melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter maupun apoteker.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index