Waspada Bintik Hitam di Botol Minum, Bisa Jadi Tanda Jamur

Waspada Bintik Hitam di Botol Minum, Bisa Jadi Tanda Jamur
Ilustrasi botol minum. [Foto: NET]

JAKARTA – Membawa botol minum ke berbagai aktivitas kini menjadi kebiasaan banyak orang.

Selain membantu mengurangi sampah plastik, penggunaan botol minum juga memudahkan seseorang untuk tetap terhidrasi sepanjang hari tanpa perlu membeli air kemasan.

Namun, ada hal yang sering luput dari perhatian, yaitu kebersihan botol minum. Jika tidak dibersihkan secara rutin, botol minum dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri maupun jamur.

Salah satu tanda yang kerap muncul adalah adanya bintik hitam pada bagian dalam botol atau pada tutupnya.

Mengapa jamur bisa muncul di botol minum?

Botol minum yang dipakai setiap hari sering berada dalam kondisi lembap. Sisa air di dalam botol, ditambah lingkungan yang hangat serta minim cahaya, dapat menjadi tempat ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang.

Menurut Cleveland Clinic, jamur dan bakteri sangat bergantung pada air untuk berkembang biak. Jika botol minum tidak dibersihkan secara teratur, bagian dalamnya dapat berubah menjadi ekosistem kecil bagi berbagai mikroorganisme.

Pada tahap awal, jamur mungkin hanya terlihat seperti titik-titik kecil yang hampir tidak terlihat. Jika dibiarkan, jamur dapat berkembang menjadi koloni yang lebih besar dan akhirnya mencemari air minum di dalam botol.

Selain itu, setiap kali seseorang minum langsung dari botol, bakteri dari mulut dapat berpindah ke bagian tutup, sedotan, atau mulut botol.

Jamur juga dapat muncul ketika air dibiarkan terlalu lama di dalam botol. Spora jamur dari udara atau lingkungan sekitar bisa masuk dan berkembang di dalam botol yang lembap.

Ciri-ciri botol minum mulai berjamur

Jamur pada botol minum tidak selalu langsung terlihat jelas. Beberapa tanda yang dapat diperhatikan antara lain:

1. Bintik atau noda berwarna, jamur sering terlihat sebagai bintik hitam, hijau, atau putih di bagian dalam botol atau tutupnya.
2. Lapisan licin di dinding botol, jika bagian dalam botol terasa licin atau berlendir, kemungkinan telah terbentuk biofilm, yaitu lapisan yang terdiri dari kumpulan bakteri dan jamur.
3. Bau tidak sedap, botol yang mulai berjamur biasanya mengeluarkan bau apek atau seperti bau tanah.
4. Air terlihat keruh, air yang biasanya jernih dapat tampak keruh jika mikroorganisme berkembang di dalam botol.
5. Rasa air berubah, air yang terasa tidak segar atau berbeda dari biasanya juga dapat menjadi tanda adanya kontaminasi bakteri atau jamur.

Risiko kesehatan jika terpapar jamur

Mengutip laporan dari The New York Times, mengonsumsi air dari botol yang berjamur tidak selalu langsung menimbulkan penyakit serius. Meski begitu, kondisi tersebut tetap berpotensi memicu beberapa gangguan kesehatan.

Jamur dapat mengiritasi sistem pencernaan sehingga memicu mual, kram perut, atau diare. Pada sebagian orang, paparan jamur juga bisa menimbulkan reaksi alergi seperti bersin, batuk, atau hidung berair.

Bagi orang yang memiliki asma atau sistem kekebalan tubuh yang lemah, spora jamur bahkan dapat memicu gangguan pada sistem pernapasan.

Walau demikian, paparan jamur dalam jumlah kecil biasanya tidak berbahaya bagi kebanyakan orang selama tidak terjadi berulang dan botol segera dibersihkan.

Cara mencegah jamur pada botol minum

Agar botol minum tetap aman digunakan, penting untuk membersihkannya secara rutin. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

1. Cuci botol setiap hari atau setidaknya seminggu sekali.
2. Gunakan sabun dan sikat khusus untuk membersihkan bagian dalam serta leher botol.
3. Jika memungkinkan, bersihkan dengan air panas atau menggunakan dishwasher.
4. Lepaskan seluruh bagian botol seperti sedotan atau katup saat proses pembersihan.
5. Sesekali lakukan pembersihan lebih menyeluruh dengan merendam botol dalam campuran air dan cuka selama sekitar 30 menit.
6. Pastikan botol dikeringkan dengan baik sebelum kembali digunakan.

Jika setelah dibersihkan botol masih terlihat kotor atau tetap mengeluarkan bau tidak sedap, para ahli menyarankan untuk menggantinya dengan botol yang baru.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index