Tips Tetap Produktif dan Berenergi Selama Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan

Tips Tetap Produktif dan Berenergi Selama Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Ilustrasi puasa Ramadan. [Foto: CANVA]

JAKARTA – Selama melewati bulan Ramadan, tantangan fisik serta mental mesti dihadapi ketika tetap melangsungkan pekerjaan, sekolah, dan rutinitas lainnya sembari berpuasa.

Akan tetapi, biasanya kegiatan harian dikerjakan dengan tidak antusias lantaran asupan cairan yang berkurang.

Disadur dari British Council Foundation, Rabu (18/2/026), terdapat beberapa tips yang bisa menolong umat Muslim tetap termotivasi serta bertenaga sepanjang bulan suci.

Tips-tips ini bisa menyokong aktivitas sehari-hari dan menjaga keselarasan antara keperluan fisik serta spiritual.

1. Tetapkan Niat yang Jelas

Salah satu aspek krusial untuk melakoni ibadah puasa ialah niat. Dengan memantapkan niat setiap pagi, maka fokus bakal terjaga sepanjang hari.

Jika mempunyai tujuan jelas baik menuntaskan pekerjaan, tetap produktif, atau menjalankan ibadah dengan optimal, motivasi bakal bertahan lebih lama meski energi mulai merosot.

Niat ini juga dapat diulang dalam doa usai salat, sehingga puasa dirasakan sebagai bagian dari perjalanan batin, bukan sekadar beban kewajiban.

2. Perhatikan Porsi dan Komposisi Makanan Sahur

Santapan yang dimakan ketika sahur menjadi tumpuan energi utama untuk hari yang panjang. Penting untuk menyantap makanan seimbang saat sahur, bukan sekadar mengenyangkan.

Menu sahur yang ideal mestinya meliputi karbohidrat kompleks demi energi tahan lama, protein untuk perbaikan sel serta rasa kenyang, dan serat dari sayur juga buah untuk sistem pencernaan.

Menyantap terlalu banyak makanan berat atau berminyak malah dapat memicu tubuh lekas letih dan pencernaan tidak nyaman.

3. Atur Pola Tidur dengan Bijak

Ramadan kerap kali merombak jam tidur lantaran sahur dan salat Subuh. Maka dari itu, penting mengelola rutinitas tidur contohnya dengan tidur lebih cepat di malam hari. Selain itu, hindari tidur usai sahur demi menjaga sistem pencernaan.

Apabila sempat, alangkah baiknya menyisihkan waktu untuk tidur siang singkat demi menjaga energi. Tidur yang memadai menolong tubuh mengatur hormon, memperbaiki konsentrasi, serta menjaga suasana hati.

4. Sisipkan Aktivitas Ringan Sepanjang Hari

Puasa tidak berarti harus duduk diam sepanjang hari. Aktivitas ringan layaknya jalan kaki singkat saat jeda istirahat, peregangan di sela bekerja atau belajar, hingga olahraga ringan yang tidak memeras tenaga akan membantu sirkulasi darah.

Selain itu, hal tersebut juga mencegah perasaan tidak berdaya yang sering timbul di siang hari.

5. Kurangi Konsumsi Kafein

Meskipun kafein kerap dianggap dapat “menjaga kesegaran”, selama Ramadan minuman berkafein malah dapat memperburuk dehidrasi dan gangguan pencernaan, utamanya jika dikonsumsi saat sahur atau berbuka.

Kafein di dalam kopi atau teh hitam dapat memicu tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Oleh sebab itu, disarankan mengganti kafein dengan opsi minuman yang lebih bersahabat pada sistem pencernaan saat berpuasa.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index