JAKARTA – Lonjakan harga memori RAM yang terjadi akhir-akhir ini tidak hanya memberikan pengaruh pada biaya perakitan PC, namun juga menciptakan peluang baru bagi tindakan penipuan.
Situasi pasar yang sedang bergejolak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk memanipulasi konsumen melalui produk palsu yang terlihat sangat meyakinkan, bahkan terlihat mirip dengan RAM generasi terkini.
Sebuah kasus sempat diceritakan oleh pengguna forum daring Reddit yang menjadi korban usai membeli RAM dengan harga tinggi untuk PC pertamanya lewat Amazon.
Bukannya memperoleh RAM DDR5 sebagaimana pesanan, ia malah mendapatkan RAM DDR4 versi lama yang dimodifikasi menggunakan heatsink asli, sehingga sangat sulit untuk dibedakan melalui penglihatan biasa oleh pembeli yang masih awam.
Lantas, seperti apa skema penipuan tersebut dijalankan, tanda-tanda apa saja yang dapat diidentifikasi oleh pembeli, dan upaya apa yang semestinya ditempuh supaya tidak menderita kerugian yang sama? Berikut adalah penjelasannya.
Konsumen Mengalami Kerugian akibat RAM Rusak yang Diganti Produk Dummy
Kasus penipuan RAM tidak hanya terbatas pada produk yang tampilannya disamarkan, namun juga mencakup penukaran barang yang tidak semestinya. Pengalaman pahit ini dirasakan oleh pengguna Reddit dengan identitas akun Loudenoughforme.
Ia melakukan pembelian paket RAM Corsair dengan kapasitas total mencapai 96 GB yang berisikan empat modul RAM.
Di tengah kondisi harga memori yang melonjak, paket tersebut dipasarkan dengan harga mencapai 999 dollar AS atau berkisar Rp 16,7 juta di Amerika Serikat.
Persoalan timbul saat salah satu modul RAM dari paket tersebut ternyata tidak beroperasi. Loudenoughforme lantas melakukan proses pengembalian barang dan menunggu kiriman pengganti.
Akan tetapi, alih-alih memperoleh RAM pengganti yang benar, ia justru mendapatkan modul RAM dummy yang berupa Corsair lighting enhancement kit.
Produk jenis ini memang bisa dipasang pada motherboard, namun tidak memiliki chip memori sama sekali karena fungsinya hanya untuk memperlihatkan efek cahaya RGB agar nampak seperti RAM kelas premium.
Secara teknis, modul dummy tersebut tidak memiliki fungsi komputasi dan dipasarkan dengan harga jauh lebih rendah, yakni sekitar 35 dollar AS atau Rp 586.000.
Pihak Corsair dikabarkan telah berkomunikasi dengan pelanggan yang mengalami kerugian tersebut dan sedang menjalankan investigasi lebih mendalam mengenai kasus ini, sebagaimana dikutip dari laporan TechRadar.
Peristiwa ini memperpanjang deretan kasus penipuan RAM di tengah tren kenaikan harga chip memori di tingkat global, yang disebabkan oleh tingginya permintaan untuk sektor kecerdasan buatan (AI).
Konsumen pun diminta untuk lebih berhati-hati ketika bertransaksi RAM secara daring, termasuk dengan mendokumentasikan proses pembukaan kemasan (unboxing) sebagai alat bukti jika ditemukan kendala pada produk yang sampai.
7 Langkah Agar Terhindar Dari Penipuan Saat Membeli RAM
Kenaikan harga RAM menuntut konsumen untuk lebih waspada. Berikut adalah beberapa upaya yang dapat dilakukan supaya tidak terjebak dalam kerugian yang sama:
1. Melakukan pembelian dari penjual resmi atau distributor terpercaya
Hindarilah penjual yang memiliki reputasi tidak jelas, meskipun mereka mematok harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
2. Mewaspadai produk hasil pengembalian atau kemasan yang sudah terbuka
Layanan barang pengembalian memiliki risiko untuk disalahgunakan oleh pihak tertentu dengan cara menukar isi di dalam produk tersebut.
3. Mendokumentasikan proses unboxing dari tahap awal
Rekaman video saat membuka kemasan dapat menjadi bukti yang valid jika Anda ingin melakukan komplain atau meminta penggantian barang.
4. Melakukan pemeriksaan fisik RAM secara saksama
Periksalah bagian heatsink, label, serta nomor seri, dan pastikan tidak ada komponen yang tampak longgar atau mencurigakan.
5. Memastikan tipe RAM sudah selaras dengan slot motherboard
Perbedaan bentuk fisik antara DDR4 dan DDR5 dapat diketahui dari posisi lekukan pada PCB yang tidak mungkin dipasang secara paksa.
6. Segera menguji RAM sesaat setelah barang sampai
Pasanglah RAM tersebut dan manfaatkan aplikasi pendeteksi perangkat keras guna memastikan kapasitas serta tipenya sudah sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan.
7. Segera memberikan laporan apabila menjumpai kejanggalan
Jangan menunda untuk menghubungi layanan pelanggan dari platform belanja atau pihak produsen jika produk yang diterima tidak sesuai dengan pesanan semula.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News