JAKARTA – OpenAI secara resmi memperkenalkan Frontier, sebuah platform kecerdasan buatan (AI) yang akan memudahkan perusahaan (enterprise) dalam mengelola agen AI.
Agen AI sendiri merupakan istilah untuk AI yang mampu menjalankan serta menuntaskan tugas secara otomatis dengan keterlibatan manusia yang sangat minim.
OpenAI menyatakan bahwa Frontier dirancang supaya organisasi atau perusahaan dapat membangun, menerapkan, serta mengatur agen AI yang sanggup melakukan pekerjaan nyata seperti rekan kerja digital.
Kehadiran Frontier didorong oleh kebutuhan akan agen AI di berbagai lini industri yang terus meroket.
Berdasarkan data internal yang dikutip perusahaan, sekitar 75 persen pekerja di sektor enterprise mengakui bahwa AI membantu mereka menyelesaikan tugas yang sebelumnya sulit atau bahkan mustahil dilakukan.
Selain itu, Frontier diciptakan untuk menjembatani kesenjangan peluang AI atau “AI Opportunity Gap”.
Hal ini merujuk pada situasi di mana kemampuan teknologi AI berkembang jauh lebih pesat dibandingkan kesiapan perusahaan dalam mengimplementasikannya.
Dapat Memahami Konteks Bisnis
Secara garis besar, salah satu fitur unggulan Frontier adalah kemampuannya dalam memahami konteks bisnis perusahaan.
Melalui platform ini, beragam sumber data internal seperti gudang data, sistem CRM (Customer Relationship Management), aplikasi tiket, hingga aplikasi internal dapat saling terintegrasi.
Tujuannya adalah agar agen AI dapat mengerti alur kerja serta proses pengambilan keputusan di dalam organisasi.
Frontier juga dilengkapi kemampuan untuk merencanakan sekaligus mengeksekusi tugas. Hal ini berarti agen AI dapat mengelola file, menjalankan kode, serta memakai berbagai alat digital dalam lingkungan eksekusi terbuka di sistem perusahaan.
Agen AI di Frontier juga mampu membangun “memori” dari interaksi-interaksi sebelumnya. Hal ini berguna untuk membantu meningkatkan kinerja atau proses yang dijalankan agen AI di waktu mendatang.
Selain itu, tersedia pula mekanisme evaluasi performa serta batasan izin akses agar agen AI tidak bekerja melampaui ketentuan perusahaan.
Frontier sendiri dirancang dengan sistem berbasis standar terbuka. Dengan demikian, perusahaan tidak perlu memindahkan seluruh sistem yang telah ada, dan data serta aplikasi lama tetap bisa digunakan atau diintegrasikan dengan agen AI yang baru.
Ketersediaan
Sebagaimana dirangkum dari OpenAI, saat ini Frontier baru tersedia untuk sejumlah pelanggan secara terbatas. Ketersediaan yang lebih luas dijadwalkan akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
Perusahaan yang berminat diminta menghubungi perwakilan tim OpenAI untuk proses eksplorasi lebih lanjut mengenai Frontier, atau mengunjungi tautan https://openai.com/index/introducing-openai-frontier/.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News