JAKARTA – PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) menganggarkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) pada kisaran Rp 900 miliar sampai Rp 1 triliun demi menunjang ekspansi bisnis.
Head of Investor Relations MIKA, Aditya Widjaja, menjelaskan bahwa dana capex tersebut bakal diprioritaskan untuk pembangunan rumah sakit anyar serta pembaruan fasilitas pada rumah sakit yang telah ada.
“Alokasi ini ditujukan untuk mendukung ekspansi kapasitas sekaligus menjaga kualitas layanan yang optimal,” ujar Mika, dikutip pada Senin (13/4/2026).
Salah satu program ekspansi yang sedang dilaksanakan yakni konstruksi dua rumah sakit baru di daerah Jabodetabek dan Jawa Timur. Targetnya, kedua fasilitas kesehatan tersebut selesai pada rentang kuartal III sampai kuartal IV tahun ini.
Selain menempuh langkah ekspansi organik lewat pembangunan fisik baru, MIKA pun tetap menjalankan pengembangan terhadap rumah sakit yang telah berjalan.
“Perseroan juga secara konsisten melakukan pengembangan rumah sakit eksisting, antara lain melalui penambahan kapasitas tempat tidur, penguatan layanan unggulan, serta peningkatan fasilitas penunjang medis,” tambahnya.
Terkait sumber dana, MIKA menegaskan bahwa semua biaya ekspansi untuk tahun 2026 bakal diambil dari kas internal Perseroan.
Melalui skema tersebut, manajemen yakin langkah ekspansi ini dapat terlaksana secara maksimal tanpa membebani keuangan, sembari mengokohkan dominasi Perseroan dalam sektor rumah sakit di tanah air.
Sebagai catatan, Mitra Keluarga melaporkan perolehan pendapatan senilai Rp 5,36 triliun selama tahun 2025, atau meningkat 10,13% dari angka Rp 4,87 triliun pada tahun sebelumnya.
Di periode yang sama, laba bersih yang didistribusikan kepada pemilik entitas induk menyentuh Rp 1,36 triliun, menunjukkan kenaikan dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar Rp 1,14 triliun.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News