Apindo Sebut Perjanjian Dagang Kunci Indonesia Masuk Rantai Nilai Global

Apindo Sebut Perjanjian Dagang Kunci Indonesia Masuk Rantai Nilai Global
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W Kamdani. [Foto: Dok. Antara]

JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W Kamdani, berpendapat bahwa kerja sama perdagangan internasional semacam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) memperkokoh posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

“Bagi dunia usaha, peningkatan daya saing nasional tidak hanya bertumpu pada perjanjian perdagangan, tetapi juga pada pembenahan struktural di dalam negeri,” kata Shinta dalam keterangannya yang diterima di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (11/2/2026).

Ia memandang langkah tersebut sekaligus menjadi kesempatan krusial bagi Indonesia guna memperlebar akses pasar ekspor.

Oleh sebab itu, Shinta menyatakan bahwa perluasan perjanjian dagang internasional harus dibarengi dengan kebijakan yang akurat, agar mampu memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi nasional secara kontinu.

“Debottlenecking regulasi, perizinan, logistik, dan biaya produksi menjadi kunci agar industri Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara kawasan seperti Vietnam yang pertumbuhan ekonominya sangat agresif,” ujar Shinta.

Lebih jauh, Apindo pun mengharapkan pemerintah mampu memberikan atensi khusus terhadap beragam isu serta regulasi ketenagakerjaan, guna tetap menjamin adanya kepastian hukum dan investasi.

Dunia usaha turut menekankan krusialnya peran aktif pemerintah dalam memacu produktivitas tenaga kerja dan tidak sekadar menitikberatkan pada aspek pengupahan, sehingga kebijakan ketenagakerjaan mampu mendorong iklim investasi yang kondusif, penguatan daya saing industri, serta pembukaan lapangan kerja yang berkelanjutan.

Selain itu, Shinta menyebutkan bahwa pihaknya menegaskan dukungan atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkokoh industrialisasi nasional, yang dipercaya akan membawa manfaat besar bagi ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

“Penguatan industrialisasi nasional merupakan langkah strategis untuk menciptakan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. Dunia usaha siap bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut,” katanya.

Apindo siap bekerja sama untuk memacu investasi, menaikkan kapasitas produksi, serta membuka lebih banyak peluang kerja di seluruh wilayah Indonesia.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index