Wamenaker Soroti Pentingnya Hubungan Industrial Pengusaha-Pekerja

Senin, 16 Maret 2026 | 11:57:47 WIB
Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor. [Foto: Istimewa]

JAKARTA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyoroti pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan pekerja.

Ia menilai kerja sama yang sehat serta sikap saling menghargai antara kedua pihak akan memberikan manfaat bersama, baik bagi pekerja maupun perusahaan.

“Pekerja dan pengusaha wajib bekerja sama serta saling membantu dalam meningkatkan kesejahteraan sehingga dapat dinikmati bersama secara proporsional sesuai dengan kontribusi dan prestasi kerja,” kata Wamenaker dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ferry tersebut menyampaikan bahwa salah satu contoh hubungan industrial yang baik dapat terlihat melalui penyelenggaraan program mudik gratis oleh sejumlah perusahaan di Indonesia menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Menurut Wamenaker, program mudik gratis tidak hanya sekadar menyediakan fasilitas perjalanan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian atas dedikasi dan kerja keras para pekerja atau buruh yang selama ini berkontribusi terhadap perusahaan.

“Penyelenggaraan mudik gratis bagi pekerja/buruh ini adalah bentuk penghargaan perusahaan terhadap pekerja. Ini adalah komitmen bersama dalam memberikan apresiasi kepada pekerja yang telah berkontribusi bagi perusahaan,” ujar Wamenaker Ferry.

Ia menjelaskan perhatian seperti ini penting karena kesejahteraan pekerja tidak hanya berkaitan dengan kondisi di tempat kerja, tetapi juga menyangkut rasa aman, kenyamanan, serta ketenangan ketika mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga saat hari raya.

Selain itu, mudik pekerja pada 2026 juga dinilai menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Wamenaker pun menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian sosial serta menjadikan kesejahteraan pekerja sebagai perhatian bersama.

“Kemnaker sangat menghargai peran serta perusahaan yang telah bersinergi dengan Pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan, termasuk mudik bagi pekerja ini. Hal ini merupakan perwujudan bentuk kepedulian sosial terhadap seluruh pemangku kepentingan, terutama pekerja/buruh dan keluarganya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenaker turut melepas keberangkatan program mudik gratis yang diikuti 295 pekerja atau buruh bersama keluarga mereka.

Pelepasan dilakukan di halaman Gedung Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, pada Minggu (15/3/2026).

Program mudik ini diselenggarakan oleh Paguyuban Jambi, Ikatan Keluarga Minang (IKM), serta sejumlah perusahaan sebagai bentuk penghargaan kepada pekerja sekaligus membantu mereka pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Sebanyak tujuh armada bus diberangkatkan dalam kegiatan tersebut untuk mengangkut 295 pekerja bersama keluarga menuju Jambi dan Padang.

Terkini