Presiden Prabowo Bakal Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Magelang Hari Ini

Kamis, 09 April 2026 | 10:45:43 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. [Foto: KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA]

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan pabrik mobil listrik di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (9/4/2026).

"Jadi memang besok Bapak Presiden ada agenda, ada rencana untuk meresmikan salah satu pabrik yang memproduksi kendaraan berbasis listrik," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip pada Kamis (9/4/2026).

Prasetyo tidak menjelaskan detail aktivitas tersebut secara mendalam. Meski begitu, ia menekankan bahwa pemanfaatan mobil listrik menjadi opsi strategis guna menekan populasi kendaraan berbahan bakar fosil.

Menurutnya, Indonesia harus berupaya maksimal dalam mengalihkan budaya serta kebiasaan pemakaian energi fosil menuju energi yang jauh lebih ramah lingkungan.

"Ini sebagaimana yang saudara-saudara ketahui, kami memang kemudian harus bekerja keras untuk sesegera mungkin ya merubah budaya kami, merubah cara bekerja kami dengan kemudian kami mesti beralih ke energi berbasis fosil menjadi energi-energi baru terbarukan atau EBT yang salah satunya adalah berbasis listrik," jelas Prasetyo.

Ia kemudian membahas kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) yang sempat diterapkan pemerintah. Prasetyo menilai kebijakan itu bertujuan untuk penghematan energi di tengah situasi konflik global.

Ketegangan internasional tersebut diketahui memicu lonjakan harga minyak dunia karena terganggunya operasional jalur utama perdagangan minyak.

"Kami semua tahu bahwa dengan perkembangan tadi geopolitik internasional, terjadi dinamika terhadap harga BBM dunia. Dan sebetulnya memang sudah dan sedang semua dikerjakan oleh pemerintah persiapan menuju ke arah kami ke penggunaan berbasis energi baru dan terbarukan," papar Prasetyo.

Kemandirian energi secara bertahap

Selain itu, Prasetyo menambahkan bahwa pemerintah mulai membatasi penggunaan kendaraan dinas untuk keperluan yang sifatnya tidak mendesak. Ia menegaskan bahwa Indonesia sedang melangkah menuju kemandirian energi secara bertahap.

"Kami berharap kami semua mulai pelan-pelan memperbaiki transportasi publik kami, sehingga diharapkan mulai bergeser untuk menggunakan transportasi massal. Harapannya semua ke depan ini kami akan mandiri secara energi. Tapi memang ini membutuhkan waktu ya, membutuhkan waktu," pungkas Prasetyo.

Terkini