5 Cara Simpan Ketupat Supaya Tetap Awet saat Lebaran

5 Cara Simpan Ketupat Supaya Tetap Awet saat Lebaran
Ilustrasi ketupat. [Foto: Ilustrasi dibuat AI via Kompas.com]

JAKARTA – Ketupat menjadi sajian khas yang hampir selalu hadir saat perayaan Lebaran. Cita rasanya yang unik dengan tekstur lembut membuat hidangan ini digemari banyak keluarga.

Namun karena sering dibuat dalam jumlah banyak, cara penyimpanan ketupat perlu diperhatikan agar tidak cepat basi. Jika disimpan dengan cara yang kurang tepat, ketupat bisa cepat rusak dan tidak lagi layak untuk dimakan.

Cara simpan ketupat agar tidak mudah basi

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa cara menyimpan ketupat agar tidak cepat basi sehingga tetap tahan lama dan enak disantap.

1. Simpan ketupat di kulkas

Menurut Profesor Sugiyono, dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, cara paling mudah untuk menjaga ketupat agar tidak cepat basi adalah dengan menyimpannya di dalam kulkas.

Ketupat yang disimpan di lemari pendingin dapat bertahan sekitar 7 hingga 9 hari, meskipun teksturnya biasanya menjadi lebih keras.

"Ketupat yang disimpan dalam kulkas dapat dikonsumsi kembali dengan cara dikukus. Dengan cara dikukus, tekstur ketupat menjadi lunak kembali," ucap Sugiyono, melansir laman IPB University, Senin (16/3/2026).

2. Pilih jenis daun yang tepat untuk membungkus

Jenis daun pembungkus juga memengaruhi daya tahan ketupat. Daun janur muda dari pohon kelapa biasanya menjadi pilihan utama karena lentur dan tidak mudah robek.

Di beberapa daerah, daun lontar maupun daun pandan juga kerap dipakai sebagai pembungkus. Daun yang masih muda dan kuat dapat melindungi ketupat dengan baik sehingga lebih tahan lama.

3. Tambahkan air kapur sirih pada beras

Salah satu cara tradisional yang sering digunakan agar ketupat lebih awet adalah menambahkan air kapur sirih pada beras sebelum proses pembungkusan. Air kapur sirih membantu membuat tekstur ketupat lebih padat dan tahan lebih lama.

Setelah matang, ketupat sebaiknya segera ditiriskan lalu diangin-anginkan supaya permukaannya cepat kering dan tidak lembap.

"Jangan membiarkan ketupat dingin dalam air rebusan yang membuat ketupat berair atau basah. Hal ini membuat ketupat cepat basi," kata Sugiyono.

4. Siram ketupat dengan air dingin setelah matang

Setelah ketupat matang, siram menggunakan air dingin untuk membersihkan sisa air rebusan, kotoran, serta lendir yang mungkin menempel.

Langkah ini dapat membantu mengurangi risiko ketupat cepat basi karena kotoran dan lendir dapat memicu pertumbuhan jamur atau bakteri.

5. Gantung ketupat agar cepat kering

Menggantung ketupat pada suhu ruang sambil diangin-anginkan juga dapat membantu memperpanjang masa simpannya.

Dengan cara ini, sisa air rebusan akan menetes sehingga ketupat lebih cepat kering. Ketupat yang digantung hingga kering biasanya dapat bertahan sekitar dua hingga tiga hari tanpa mudah basi.

Dengan menerapkan beberapa cara tersebut, ketupat dapat disimpan dengan lebih baik sehingga tetap awet dan lezat untuk dinikmati selama Lebaran.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index