225 Orang dari 5 Kecamatan Mengungsi akibat Banjir Bandung

Ilustrasi banjir Bandung. (Foto: Tribun Jabar)

Hujan deras selama dua hari yang melanda Bandung membuat banjir meluas. Sebelumnya, empat kecamatan dilaporkan terdampak banjir. Akan tetapi, saat ini bertambah satu kecamatan lagi.

Dilansir dari CNNIndonesia, menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (BPBD) Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin banjir meluas ke Kecamatan Majalaya. Adapun lokasi baru ini menyusul empat kecamatan lainnya yang kena imbas banjir, yaitu Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, dan Rancaekek.

"Untuk Kecamatan Majalaya, tinggi muka air berkisar dari 10 cm hingga 70 cm," ucapnya, Jumat (24/1/2020).

Diketahui, banjir melanda wilayah Kabupaten Bandung sejak Kamis (23/1/2020). Adapun hujan deras yang berlangsung terus-menerus selama dua hari belakangan membuat Sungai Citarum meluap. Akibatnya, terjadi banjir yang menyebabkan ratusan warga mengungsi ke beberapa lokasi.

"Jumlah pengungsi Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, yaitu 63 kepala keluarga (KK) atau 225 jiwa, termasuk 31 lansia, 11 balita, satu bayi, dua ibu menyusui, dan satu disabilitas," tuturnya.

Untuk pengungsi di Dayeuhkolot, imbuhnya, ditempatkan di aula kantor desa. Para pengungsi terdiri dari 133 jiwa, yang sembilan di antaranya lansia, lima balita, dan satu bayi. Sementara itu, pengungsi di Baleendah ditempatkan di Gedung Inkanas. Pengungsi di situ terdiri dari 92 jiwa dan 22 di antaranya lansia, enam balita, dua ibu menyusui serta 1 disabilitias.

Disampaikan Enjang, untuk kondisi terbaru, personel BPBD melakukan pengecekan dan evakuasi warga serta sebagian siaga di posko lapangan gedung eks Inkanas. Disebutkan, Jalan Andir-Katapang belum dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat. Di sisi lain, pihaknya juga mendukung penanganan dengan peralatan berupa perahu karet 2 unit, perahu fiber 7 unit, dan 3 perahu alumunium.(but)







[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar