Tak Memaksakan Diri, Sejoli Ini Pakai Jeans dan T-Shirt di Momen Pernikahan

Tak Memaksakan Diri, Sejoli Ini Pakai Jeans dan T-Shirt di Momen Pernikahan

kawula.id – Siapa bilang pengantin harus terlihat mewah dan glamor saat menikah? Dalam upacara pernikahan, yang terpenting adalah kesakralan, saat mengucap janji suci untuk sehidup semati.

Pasangan asal Northumberland, Inggris, ini pun membuktikan kalau baju pengantin sederhana tidak akan menghilangkan keindahan momen bahagia mereka. Rebecca Maxwell dan pasangannya, Glen Maxwell, tampil dengan busana anti mainstream saat menikah.

Jika biasanya mempelai wanita akan memakai gaun cantik dan prianya berbalut jas saat mengikat janji suci, Rebecca dan Glen justru memilih pakaian santai. Keduanya sepakat mengenakan t-shirt, jeans serta sneakers di hari pernikahan mereka.

Rebecca memakai t-shirt putih bertulisan ‘Bride’ dan carigan lace sementara Glen kaus hitam dengan tulisan ‘Groom’. Mereka ingin menunjukkan yang terpenting dalam pernikahan adalah momen dan perasaan kedua mempelai. Bukan dekorasi, tempat mewah ataupun baju mahal.

“Saat merencanakan pernikahan, kami lebih banyak melakukan semuanya untuk menyenangkan orang lain. Daftar undangan begitu banyak. Kami merasa harus mengundang banyak orang karena tidak mau membuat mereka sedih ketimbang karena meman benar-benar menginginkan kehadirannya,” kata Rebecca, seperti dikutip dari Daily Mail.

Wanita berusia 26 tahun ini juga menghabiskan hingga berjam-jam di internet untuk mencari inspirasi gaun, kue pernikahan, dekorasi, dan hal-hal lainnya hingga dia tidak punya waktu untuk sendiri. Sampai akhirnya Rebecca dan Glen menjadi muak dan lelah, hingga memutuskan tidak akan mempedulikan semua itu.

Foto: istimewa

Akhirnya pasangan pengantin baru itu memutuskan untuk hanya memesan kaus untuk mereka, pengiring pengantin pria dan kedua orangtua yang akan dipakai di hari pernikahan. Mereka juga meminta 40 undangan untuk memakai jeans dan t-shirt saat hadir di acara spesial tersebut.

“Aku dan suamiku suka hal-hal yang sederhana. Kami tidak suka liburan panjang dan mewah. Kami hanya ingin menghabiskan waktu berdua,” ujarnya.

Rebecca dan Glen tidak bermaksud menyindir atau mengritik pasangan yang ingin menyelenggarakan pernikahan mewah. Jika memang ada bujet banyak, maka sah-sah saja menggelar pernikahan mahal. Namun lain cerita jika pasangan sampai memaksakan diri padahal bujet mereka pas-pasan.

“Aku ingin menunjukkan para calon pengantin lainnya kalau tidak punya bujet besar, tidak masalah. Mereka tidak perlu menghabiskan banyak uang atau memaksakan diri. Selama kamu menikahi orang yang dicintai, dikelilingi orang-orang yang kamu sayangi, maka momen itu akan spesial,” pungkasnya.

Sumber: Wolipop

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *