Soft Skill Marketing yang Perlu Dikuasai Era Industri 4.0

soft skill marketing

Soft skill marketing adalah kemampuan individu yang dimiliki seseorang, yang dapat dilihat dari jiwa kepemimpinan dan caranya berkomunikasi. Selain itu, soft skill ini juga memiliki segudang kreativitas, punya empati yang tinggi, dan kemampuan beradaptasi yang baik.

Tak heran jika beberapa tahun terakhir perusahaan di Indonesia mencari tenaga kerja yang memiliki skill marketing sekaligus memahami dasar digital marketing. Pasalnya, promosi yang dilakukan melalui media internet memerlukan skill marketing yang mumpuni.

Dalam konteks ini, para UKM (Usaha Kecil Menengah) yang ingin memasarkan produk lewat media online, harus mengetahui jurus-jurus dalam mempromosikan sebuah produk dengan tujuan target bisa tercapai sesuai harapan.

Apa Itu Skill Marketing?

Skill marketing adalah kemampuan mempromosikan suatu produk atau jasa dari suatu perusahaan kepada khalayak yang segmentasi pasarnya sudah ditentukan.

Sementara itu, untuk media pemasaran sebuah produk, dapat dibagi menjadi dua, yaitu media pemasaran konvensional dan media pemasaran digital. Media pemasaran konvensional seperti iklan billboard, iklan televisi, iklan baris di koran. Untuk media pemasaran digital pun bisa beragam seperti pemasaran melalui email, media sosial advertising hingga memanfaatkan influencer untuk endorsment.

Cara pemasaran digital di atas merupakan cara yang paling banyak digunakan oleh perusahaan besar dan UKM untuk mempromosikan suatu produk.

Jadi, apa pun bisnis yang sedang dijalankan saat ini tentu tidak akan lepas dari soft skill marketing. Sebab, tanpa kelengkapan soft skill, seorang marketer tidak akan bisa total dalam melakukan pemasaran.

Tugas Utama Marketing

Pelaku bisnis yang terbiasa menggunakan metode pemasaran konvensional, di era industri 4.0 ini mau tidak mau harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya konvergensi media digital dan internet.

Adapun job desk markerting (divisi pemasaran), era industri 4.0, yaitu melakukan tugas pemasaran secara digital. Berikut tugas soft skill yang harus dimiliki pelaku usaha.

Baca juga: Beda Pinterest dan Instagram untuk Kemajuan Bisnis

Social Media Specialist

Metode pemasaran yang umum dilakukan oleh pelaku usaha adalah dengan memanfaatkan jejaring sosial seperti Facebook, Instagram, atau platform sejenis. Sebab, peran media sosial untuk memasarkan produk bisa dibilang cukup menjanjikan.

Untuk platform Facebook, Instagram, dan sejenisnya itu, biasanya telah menyediakan layanan ads (iklan). Jadi, untuk menjangkau konsumen, pelaku usaha harus memiliki pengetahuan tentang optimasi media sosial dan memahami algoritma yang ada di platform tersebut.

Selain itu, pebisnis juga bisa menggandeng Influencer yang memiliki banyak pengikut di Instagram ataupun Youtube.

Content Specialist

Apabila Anda telah memahami dengan baik segmentasi pasar yang akan dibidik, maka tugas berikut yang harus dikerjakan adalah membungkus dengan rapi sebuah materi atau konten diperlukan untuk bisa dipublikasikan.

Keahlian seorang spesialis konten, yaitu memahami target pasar. Oleh karena itu, banyak perusahaan yang memerlukan tenaga kerja di bidang ini. Tugas utama content specialist adalah khusus menganalisis mengenai produk atau jasa yang akan dijual.

Optimization Specialist

Dalam hal ini, pelaku bisnis dapat menggunakan tools untuk memaksimalkan kerja pemasaran secara digital. Salah satu tools yang paling banyak digunakan untuk pemasaran online adalah advertisement alias periklanan online.

Periklanan online memerlukan optimasi lantaran penyedia layanan menggunakan algoritma khusus sehingga iklan yang dikirim sesuai dengan target pasar yang telah dianalisis.

Marketing Analyst

Apabila tugas-tugas di atas terkesan lebih spesifik, maka marketing analyst adalah sebuah keahlian yang mampu memahami secara keseluruhan. Lebih tepatnya, seorang analisis pemasaran harus mampu menentukan strategi apa yang mesti digunakan.

Selain itu, marketing analyst juga diwajibkan mengevaluasi terkait efektivitas dan efesiensi kinerja marketing.

Penutup

Intisari dari soft skill marketing ini sebenarnya adalah bagaimana seseorang bisa menguasai sekaligus memasarkan sebuah produk dengan target yang ingin dicapai. Selain itu, orang yang ahli dalam pemasaran juga dituntut untuk bisa berkreasi dan berinovasi.

Itu tadi keahlian di dunia marketing yang bisa kamu jadikan referensi untuk menambah wawasan tentang pemasaran digital, khususnya soft skill marketing. Semoga bermanfaat.