SKK Migas Diganti Jokowi dengan BUMN Khusus melalui Omnibus Law Ciptaker

Ilustrasi. (Foto: Katadata)

Pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Khusus untuk menggantikan peran Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) tengah direncanakan pemerintah. Adapun hal itu sesuai draf omnibus law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang diserahkan pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (12/2/2020) lalu.

Dilansir dari CNNIndonesia, dalam Pasal 41 angka 3 draf RUU Ciptaker itu pemerintah mengubah ketentuan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang migas dengan menyisipkan pasal 4A. Isinya wewenang pelaksana kegiatan usaha hulu migas akan dilakukan oleh BUMN Khusus.

"Pemerintah pusat sebagai pemegang kuasa pertambangan dapat membentuk atau menugaskan Badan Usaha Milik Negara Khusus sebagai pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi," begitu bunyi Pasal 41 angka 3 draft RUU Ciptaker Pasal 4A (2) yang dikutip pada Jumat (14/2/2020).

Adapun BUMN Khusus itu bertanggung jawab pada pemerintah pusat. Dalam melakukan kegiatan usaha, BUMN Khusus bekerja sama dengan badan usaha atau bentuk usaha tetap berdasarkan kontrak kerja sama. Di samping itu, pemerintah juga mengatur ketentuan peralihan dengan menyelipkan Pasal 64A pada UU Migas yang dimasukkan dalam Pasal 41 angka 12 draf RUU Ciptaker.

Diketahui di dalamnya, pemerintah menyatakan sebelum terbentuk BUMN Khusus kegiatan usaha hulu migas tetap dilaksanakan berdasarkan kontrak kerja sama antara SKK Migas dengan badan usaha dan bentuk usaha tetap. Kemudian, kegiatan usaha hulu migas berdasarkan kontrak kerja sama antara SKK Migas dengan badan usaha dan bentuk usaha tetap berlaku.

Lalu, SKK Migas tetap melaksanakan tugas dan fungsi penyelenggaraan pengelolaan kegiatan usaha hulu migas. Akan tetapi, setelah BUMN Khusus terbentuk, semua hak dan kewajiban serta akibat yang timbul terhadap SKK Migas dari kontrak kerja sama, beralih kepada BUMN Khusus, termasuk kontrak lain yang berkaitan dengan kontrak kerja sama itu.(but)







[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar