Mengenal Prosedur Rapid Test untuk COVID-19

  • 3 min read
  • Jun 21, 2020
Covid Rapid Test

Mengenal Prosedur Rapid Test untuk COVID-19 – Tingginya angka kematian akibat virus corona yang terjadi di Indonesia menjadi landasan pemerintah untuk melakukan rapid test covid. Hal ini berguna untuk menekan penyebaran wabah virus corona.

Kasus COVID-19 di Indonesia mengalami peningkatan setiap harinya. Berdasarkan laporan pemerintah, 45.029 jiwa terkonfirmasi terinfeksi virus corona saat artikel ini ditulis, Minggu 21 Juni 2020.  Angka ini menjadi catatan sekaligus perhatian bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan agar tidak terpapar corona virus.

Untuk menguji potensi seseorang terpapar virus corona atau tidak, diperlukan alat kesehatan yang bisa mendeteksi antibodi manusia, yaitu rapid test.

Apa Itu Rapid Test?

Rapid test merupakan metode pemeriksaan kesehatan (screening) awal untuk mengindikasikan kondisi kesehatan seseorang. Selain itu, rapid test juga berfungsi  mengetahui kemungkinan risiko pada penyakit tertentu.

Prosedur rapid test umumnya digunakan untuk menguji kesehatan seseorang yang mengalami masalah kesehatan seperti demam tinggi, batuk, pilek, dan sesak napas. Selain itu, cek kesehatan ini juga berlaku kepada orang yang sering bepergian ke luar kota atau luar negeri.

Metode pemeriksaan rapid test pada dasarnya dapat mengetahui apakah seseorang tersebut pernah terinfeksi virus corona. Dengan kata lain, positif atau negatifnya hasil kesehatan seseorang bergantung imun kekebalan tubuh orang yang bersangkutan.

Prosedur Rapid Test

Apakah semua orang boleh melakukan rapid test? Tentu boleh. Namun, jangan melakukan rapid test sendiri, karena akan berbahaya bagi diri Anda sendiri.  Sebelumnya, keterbatasan alat menjadi kendala bagi setiap orang yang ingin melakukan covid rapid test.

Adapun kriteria yang boleh melakukan rapid test, di antaranya:

  • ODP (Orang Dalam Pengawasan). Jika di lingkungan Anda ada orang mengalami gangguan kesehatan seperti demam tinggi yang mencapai 38 derajat celcius, sebaiknya anjurkan untuk segera cek kesehatan. Begitu pula, bagi orang yang mengalami sesak napas, batuk dan pilek.
  • Rapid test berlaku untuk mereka yang melakukan kontak dengan pasien dalam pengawasan (PDP)
  • Orang yang memiliki pekerjaan dengan interaksi sosial yang tinggi seperti ASN (Aparatur Sipil Negara), pejabat publik, ulama, bahkan pedagang pasar.
  • Orang yang memiliki riwayat kontak fisik dengan orang yang terindikasi virus corona
  • Tenaga medis yang menangani pasien COVID-19

Cara Kerja Rapid Test

Kenapa rapid test tidak boleh dilakukan sendiri? Jawabannya, akan sangat fatal bagi Anda yang bukan ahli di bidang kesehatan. Pasalnya, rapid test adalah metode uji kesehatan dengan cara pengambilan sampel darah dari ujung jari laiknya tes golongan darah.

Sekilas, rapid test memang tampak mudah. Akan tetapi, tidak semua orang bisa melakukannya sendirian. Terlebih jika kita adalah orang awam yang tidak tahu cara kerja dan tahapannya. Oleh karena itu, jika Anda ingin melakukan rapid test, sebaiknya hubungi dokter atau tenaga medis. Karena pengujian rapid test tidak bisa dilakukan sekali saja.

Ke mana Sebaiknya Lakukan Rapid Test?

Tingginya jumlah orang yang terinfeksi virus corona, membuat masyarakat menjadi paranoia dengan status kesehatan mereka. Akibatnya, banyak yang membeli rapid test di lapak-lapak online.

Meski bagi sebagian orang, harga rapid test ini terjangkau dan mendapatkan begitu mudah, bukan berarti kita bisa melakukan rapid test sendirian. Sebagaimana yang telah disinggung di atas, rapid test dilakukan dengan cara mengambil sampel darah dari ujung jari.

Nah, untuk mengetahui kondisi kesehatan dan seberapa besar kemungkinan Anda terpapar virus corona, cobalah berkonsultasi dengan dokter di Halodoc tentang kesehatan Anda.

Perlu diketahui, Halodoc merupakan layanan kesehatan berbasis website dan aplikasi. Di sini, Anda bisa menanyakan atau berkonsultasi dengan dokter di mana saja dan kapan saja. Anda bisa memilih metode komunikasi layanan kesehatan online di Halodoc seperti chat, video call, bahkan mengirim pesan suara (voice note) melalui gawai Anda.

Bagi Anda yang masih punya pertanyaan tentang virus corona, Halodoc menyediakan layanan chat langsung. Selain itu, Anda juga bisa mengatur pertemuan konsultasi kesehatan dengan dokter sesuai pilihan Anda.

Itu tadi sedikit penjelasan tentang rapid test. Tetap gunakan masker saat bepergian atau keluar rumah, tetap terapkan physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.