Potensi Inklusi Luas, AFTECH Yakin Industri Fintech Tumbuh Tahun Ini

Potensi Inklusi Luas, AFTECH Yakin Industri Fintech Tumbuh Tahun Ini
Ilustrasi fintech. [Foto: KONTAN/Panji Indra]

JAKARTA – Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) optimistis industri fintech Tanah Air yang terdiri dari 25 model bisnis, masih berpotensi untuk tumbuh tahun ini.

Perlu diketahui, sistem pembayaran, fintech peer to peer (P2P) lending, dompet digital, hingga modal ventura merupakan salah satu industri yang menjadi bagian dalam ekosistem fintech.

Sekretaris Jenderal AFTECH Firlie Ganinduto mengatakan optimisme itu dipicu masih luasnya potensi peningkatan inklusi keuangan di Indonesia.

Firlie Ganinduto juga mengatakan bahwa masih banyak daerah di Indonesia yang belum tersentuh layanan jasa keuangan dan hal itu bisa menjadi peluang bagi fintech.

"Peningkatan inklusi masih terbuka karena karakter geografi Indonesia itu pulau-pulau. Banyak daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh cabang-cabang. Artinya, potensi untuk meningkatkan konektivitas masyarakat terluar dengan produk keuangan itu sangat besar melalui fintech. Jadi, potensinya masih besar," katanya di kawasan Jakarta Selatan, dikutip pada Jumat (3/4/2026).

Meski ada peluang, Firlie Ganinduto tidak memungkiri terdapat juga tantangan bagi fintech untuk mendorong kinerja. Firlie Ganinduto menyebut salah satu tantangannya adalah infrastruktur yang belum merata hingga ke daerah terpencil.

"Jangkauan seluler memang sudah sampai daerah terpencil, tetapi konektivitasnya masih rendah. Misalnya, kecepatan internet, karena melakukan transaksi keuangan juga perlu kecepatan tinggi," tuturnya.

Selain itu, Firlie Ganinduto menyebut tantangan terbesar lainnya adalah literasi. Firlie Ganinduto mengatakan kemajuan teknologi diibaratkan sebagai pisau bermata dua.

Jadi, teknologi bisa menjadikan masyarakat lebih mudah mengakses layanan keuangan, tetapi hal tersebut juga bisa disalahgunakan.

"Kalau masyarakat tidak memiliki literasi yang baik, mereka bisa saja terjebak," ujar Firlie.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index