Polri Sebut Harun Masiku Belum Terlihat di Kediaman Istrinya di Gowa

Harun Masiku. (Foto: Facebook.com via Tempo.co)

Pengecekan atas keberadaan tersangka kasus suap dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR-RI 2019-2024, Harun Masiku, ke kediaman istrinya di Gowa, Sulawesi Selatan sudah dilakukan oleh Polri. Akan tetapi, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, pihaknya tak mendapati keberadaan Harun di lokasi tersebut.

"Anggota sudah di sana, sudah ke rumahnya yang bersangkutan, belum ada anggota melihat yang bersangkutan di sana," ucapnya, Selasa (21/1/2020), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Disampaikannya, Polri siap membantu KPK dalam rangka mencari keberadaan Harun. Terlebih, pihaknya juga telah menerima surat dari pihak KPK.

"Prinsipnya polisi back up penuh mencari yang bersangkutan ada di mana, kami akan back up daripada penyidik KPK," jelasnya.

Sebelumnya, KPK sudah memasukkan Harun ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Meski demikian, Ketua KPK Firli Bahuri tidak menerangkan lebih lanjut soal waktu penetapan DPO atas Harun.

"Sudah, sudah (ditetapkan DPO)," ucap Firli, Senin (20/1/2020).

Dalam kasus ini, Harun menjadi tersangka KPK bersama tiga orang lainnya, yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan, eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan pihak swasta Saeful. Adapun penetapan tersangka itu berdasarkan hasil pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

Namun, tim penindakan KPK tidak berhasil menangkap Harun yang disebut sudah berada di luar negeri sejak sebelum OTT. Menurut sebuah pemberitaan media, Harun disebut-sebut berada di Sulsel.

Diketahui, Harun diduga menyuap Wahyu untuk memuluskan langkahnya menjadi anggota legislatif menggantikan kader lain dari PDIP, Nazarudin Kiemas, yang meninggal dunia. Adapun Harun sendiri tidak memenuhi syarat untuk itu sebagaimana ketentuan yang berlaku.(but)







[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar