Mantan Pebalap Anthony West Tuding Marquez dan Rossi Curang di MotoGP

Anthony West, EAB Antwest Racing 2018 (Foto: MotoriNews 24)

Tudingan terhadap Federasi Motor Internasional (FIM) dilayangkan oleh mantan pebalap MotoGP Anthony West. Dilansir dari CNNIndonesia, West menyebut FIM sengaja mengatur Valentino Rossi dan Marc Marquez menjadi juara dunia di di 500cc yang kini bernama MotoGP dan Moto2. Ia menyampaikan itu lantaran kesal dengan keputusan FIM yang mencabut izinnya membalap.

Diketahui, izin balap West dicabut karena ia gagal lolos tes doping pada September 2018. Melalui akun Instagram miliknya, West menumpahkan kemarahannya. Di unggahan itu, ia menyertakan foto surat dari FIM. Menurut pebalap 38 tahun itu dalam unggahannya, untuk jadi pemenang seorang pebalap tidak harus bekerja keras, tetapi hanya perlu membayar dengan dolar.

"Mereka membiarkan Marc Marquez membeli kecurangan dengan ECU (engine control unit) miliknya," katanya, dikutip dari GP One.

"Ketika tim Tom Luthi mengeluh, mereka mengatakan Spanyol membutuhkan juara baru. Anda perlu menerima posisi kedua atau di bawahnya. Atau Anda tidak akan membalap lagi di sini tahun depan," tuturnya.

Tak hanya Marquez, gelar juara Rossi di 500cc pun disinggung West. Pebalap yang pernah bergabung dengan tim Kawasaki saat di MotoGP itu mengatakan, pada era 500cc, Rossi tercatat satu kali menjadi juara, pada 2001.

"Mereka membiarkan Rossi memenangi semua kejuaraan 500cc dengan memberinya ban khusus, yang dibuat untuk trek yang mereka jalani," ungkapnya.

Pebalap kelahiran Australia itu menambahkan, Rossi menggunakan ban motor yang sama dengan ban helikopter. Dengan demikian, The Doctor dapat tampil apik pada eranya.

"Jadi, dia (Rossi) bisa memenangi balapan. Semua yang Anda lihat palsu dan sudah diatur," imbuhnya.

"Jangan percaya apa pun yang Anda lihat. Mereka mengontrol siapa yang memenangi balapan dan siapa yang tidak. Saya sangat marah," tutupnya.(but)







[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar