LBH GP Ansor Siap Dampingi Ma'ruf Amin jika Ingin Polisikan Rocky Gerung

Rocky Gerung. (Foto: detikcom)

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengaku siap mendampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin bila ingin melaporkan akademisi Rocky Gerung ke polisi. Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Umum Gerakan Pemuda/ GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas.

Mengutip CNNIndonesia, Yaqut menyampaikan hal itu sebagai respons atas sentilan pengamat Rocky Gerung yang menyebut nama Ma'ruf menjadi Mafluf Amin ketika berbicara dalam acara peluncuran buku #KamiOposisi di Kompleks Parlemen, Selasa (4/2/2020).

"Tadi malam sudah dibicarakan, ini unsur delik aduan (jadi) yang berhak melaporkan Kiai Ma'ruf. Kalau Kiai Ma'ruf mau melaporkan (Rocky), LBH Ansor siap mendampingi," ucap Yaqut, Rabu (5/2/2020).

Ia pun yakin kalau sikap Rocky menyebut nama Ma'ruf dengan Mafluf itu merupakan kesengajaan. Dalam pandangannya, tidak mungkin seorang Rocky tidak mengetahui nama Ma'ruf Amin. Ia pun menilai sikap itu menunjukkan Rocky tidak beretika. Rocky, imbuhnya, seharusnya menghormati orang yang berusia lebih tua kendati tak menyukai sosok Ma'ruf.

"Kalau tidak suka Ma'ruf atau tidak suka Jokowi (Joko Widodo), ya, pandanglah Ma'ruf sebagai orang lebih tua dari dia," sebutnya.

Adapun kejadian salah sebut nama Ma'ruf itu terjadi dalam kegiatan peluncuran buku #KamiOposisi di Kompleks Parlemen, Selasa (4/2/2020). Rocky sendiri beralasan lupa sebab menurutnya Ma'ruf jarang muncul di publik.

"Wartawan bertanya kepada Pak Mafluf Amin. 'Pak Mafluf setelah 100 hari bagaimana keadaan ekonomi dan politik?' Kata Mafluf Amin, ya, kata Pak Mafluf Amin baik-baik saja. Jadi, Pak Mafluf..." kata Rocky.

Hadirin spontan menimpali, "Pak Ma'ruf."

"Karena jarang muncul, saya suka lupa namanya. Bukan salah saya, salah pers. Kenapa enggak diberitakan apa sebetulnya yang terjadi pada beliau," ujar Rocky yang disambut tawa hadirin.(but)







[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar