Laba Bersih RAJA Naik 20 Persen pada 2025, Fokus Ekspansi Bisnis Energi

Laba Bersih RAJA Naik 20 Persen pada 2025, Fokus Ekspansi Bisnis Energi
Fasilitas infrastruktur gas PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA). [Foto: via Kontan]

JAKARTA – PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) membukukan kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2025 dengan pertumbuhan laba bersih yang mencapai 20 persen.

Capaian tersebut memperkuat langkah perseroan dalam memperluas ekspansi serta diversifikasi bisnis energi. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, pendapatan RAJA meningkat 5 persen dari 254 juta menjadi 266 juta.

Sementara itu, laba bersih naik dari 29 juta menjadi 35 juta, yang didorong oleh kinerja operasional yang solid serta kontribusi aksi korporasi strategis.

Direktur Utama RAJA, Djauhar Maulidi menyampaikan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan efektivitas strategi perseroan dalam menyeimbangkan penguatan bisnis inti dan ekspansi anorganik.

“Pertumbuhan ini menunjukkan strategi kami berjalan optimal, baik dari sisi penguatan bisnis inti maupun ekspansi melalui akuisisi yang memberikan nilai tambah bagi Perseroan,” kata Djauhar, dikutip pada Rabu (1/4/2026).

Dari sisi operasional, kontribusi utama berasal dari segmen midstream dan downstream. Mulai beroperasinya proyek kompresor gas di Sengkang serta peningkatan penjualan gas menjadi pendorong utama kinerja.

Selain itu, kontribusi non-operasional dari akuisisi Hafar yang diselesaikan pada Agustus 2025 turut memperkuat laba perseroan.

Djauhar mengatakan langkah ini mempertegas strategi diversifikasi sebagai motor pertumbuhan berkelanjutan. Guna mendukung ekspansi, RAJA menyiapkan belanja modal (capex) sebesar 200 juta.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk sejumlah proyek strategis, termasuk pembangunan pipa BBM Balikpapan–Samarinda dan pengembangan mini LNG di Jawa Barat.

Perseroan juga tengah mengkaji pengembangan fasilitas LNG di Kalimantan Utara sebagai bagian dari penguatan portofolio gas. Investasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas operasional sekaligus memperluas sumber pendapatan.

Di sisi anorganik, melalui entitas anak PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), RAJA tengah menyelesaikan akuisisi SMS Development Limited yang memiliki participating interest di Blok Madura Strait.

Di samping itu, perseroan juga menjalankan proses due diligence serta negosiasi untuk akuisisi aset migas di kawasan Indonesia Timur. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan eksposur pada aset hulu produktif.

Djauhar menegaskan bahwa seluruh strategi ekspansi dilakukan secara selektif dan terukur dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Perseroan menargetkan sejumlah proyek dan transaksi tersebut mencapai milestone utama pada kuartal II/2026. Dengan demikian, kontribusi terhadap kinerja diharapkan mulai terlihat dalam jangka menengah.

Dengan kombinasi pertumbuhan organik dan anorganik, RAJA optimistis dapat memperkuat posisinya di sektor energi nasional sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index