Karier  

Gaji Teller Bank dan Tugas Pokok serta Tanggung Jawabnya

Avatar
gaji teller bank fresh graduate

Teller bank adalah salah satu profesi di dunia perbankan. Sebagaimana jamak diketahui, biasanya petugas bank ini berada di kantor cabang. Keberadaannya sebagai front office dari pihak perbankan pun tetap dibutuhkan meski saaat ini nasabah telah didorong untuk melakukan transaksi nontunai.

Peran dari salah satu petugas terdepan dari bank ini adalah berhubungan langsung dengan para nasabah bank. Karena itu, untuk mencapai posisi teller, seseorang harus punya kualifikasi yang baik. Tujuannya agar pelayanan nantinya bisa berjalan dengan baik serta lancar.

Namun, barangkali banyak yang belum mengetahui dengan jelas apa saja tugas, syarat, dan kualifikasi dari seorang teller. Maka dari itu, Anda bisa menyimak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Teller Bank

Pada dasarnya, teller adalah petugas perbankan yang bertugas melayani nasabah ataupun nonnasabah yang ingin melakukan transaksi keuangan, mulai dari menyimpan uang, mentransfer uang, hingga mencairkan cek. Umumnya, di sebuah kantor cabang bank ada 2 bagian yang melayani para nasabah, yaitu customer service dan teller.

Adapun tugas dari customer services adalah melayani nasabah yang ingin melakukan pembukaan rekening, menanyakan perihal produk-produk perbankan, hingga membantu pembuatan kartu ATM serta mengurus PIN yang terblokir. 

Dengan demikian, di sini terdapat perbedaan yang jelas, yakni teller bertugas dalam hal transaksi keuangan, sedangkan customer services bertugas melayani pembukaan rekening dan keluhan atau masalah yang dihadapi nasabah atau masalah teknis perbankan lainnya yang berhubungan dengan nasabah. 

Tugas dan Tanggung Jawab Teller Bank

Daftar tugas yang harus dijalankan oleh teller adalah sebagai berikut: 

  1. Melayani dan memproses transaksi nasabah

Pertama, tugas teller adalah melayani kegiatan transaksi dari nasabah berupa setor tunai, penarikan dana, transfer, sampai pembelian valuta asing. Mereka juga bertugas memproses transaksi lainnya, misalnya pembayaran tagihan, setoran tabungan berjangka, dan deposito. 

  1. Cek identitas nasabah

Teller melakukan tugas ini dengan memverifikasi jumlah dan keaslian uang tunai atau cek yang diterima dari nasabah. Di samping itu, mereka juga perlu memverifikasi identitas setiap nasabah yang melakukan transaksi dengan mencocokkan isi dokumen berupa tanggal lahir, alamat, dan nama bank. 

  1. Memasukkan data transaksi pada sistem

Tugas berikutnya adalah melakukan pencatatan setiap transaksi di komputer agar bisa dikirim ke sistem perbankan. Ketika data transaksi sudah diinput ke sistem, petugas bakal menerima bukti tanda terima dari komputer yang perlu sekali lagi diverifikasi. 

  1. Melakukan pemeriksaan kas

Petugas perbankan ini akan menghitung dan mencocokan kembali transaksi yang terjadi pada satu hari untuk menghindari adanya kesalahan. Teller dalam ha ini menggunakan kalkulator atau mesin penghitung lainnya. 

  1. Melakukan tugas administrasi bank

Petugas teller pun dalam kesehariannya melakukan tugas-tugas administrasi, misalnya pencatatan dan pengarsipan data transaksi. 

  1. Melayani setiap nasabah dengan ramah

Selain tugas-tugas di atas, teller pun harus mampu melayani setiap nasabah yang datang dengan ramah dan sopan. Petugas ini juga diajarkan untuk tidak memandang orang secara berbeda sebab setiap nasabah yang datang ke petugas harus dilayani dengan baik.

Jenis-jenis Teller di Dunia Perbankan

  1. Corporate Teller

Ini merupakan posisi yang khusus untuk menangani setoran atau transaksi lainnya dengan pihak korporat. Biasanya, teller ini akan berhubungan dengan bagian keuangan atau HRD sebuah perusahaan. 

  1. Individual Account Teller

Merupakan petugas bank yang hanya menerima dan memproses transaksi dari nasabah perorangan. Posisi ini akan sering Anda jumpai saat datang di kantor cabang sebuah bank. 

  1. Foreign Exchange Teller

Adapun foreign exchange teller ini diutamakan untuk menerima dan memproses setoran dalam mata uang asing. 

  1. Local Currency Teller

Sebaliknya dari Foreign Exchange Teller, posisi yang satu ini hanya memproses transaksi dalam mata uang negara setempat. 

  1. Express Teller

Teller ini adalah petugas yang melaksanakan pembayaran tunai dengan nominal tertentu. 

  1. Mixed Transaction Teller

Ini adalah teller yang menjalankan berbagai jenis transaksi. 

  1. Special Teller

Merupakan petugas teller yang menangani nasabah dengan jumlah setoran atau transaksi yang besar. 

Syarat Menjadi Teller

  1. Pendidikan

Lowongan kerja untuk posisi teller ini biasanya mensyaratkan adanya latar belakang pendidikan minimal lulusan Diploma, tetapi juga ada yang mensyaratkan minimal lulusan SMA. Di samping itu, profesi ini pun sejatinya lumayan terbuka untuk jurusan lain, sepanjang masih punya kualifikasi yang dibutuhkan oleh pihak bank. Pasalnya, pihak bank nantinya juga akan memberi pelatihan atau training khusus bagi para pemula.

  1. Punya karakter teliti atau detail oriented

Syarat ini diperlukan sebab teller punya tugas yang berat lantaran mesti memproses begitu banyak transaksi per harinya. Bukan hanya nominal jutaan, mungkin transaksi yang diproses bisa mencapai miliaran rupiah per hari.  Maka dari itu, bank akan mencari orang yang teliti untuk mengisi posisi teller. 

  1. Jujur dan berintegritas

Bank mengemban amanah yang sangat besar dari nasabah yang menitipkan uangnya bertahun-tahun. Oleh karena itu, kejujuran adalah hal yang utama dalam dunia perbankan, termasuk untuk mereka yang berada di posisi ini dan bertugas melayani nasabah.

  1. Berpenampilan menarik

Walaupun hal ini bukanlah satu-satunya syarat, tetapi seorang yang berada di posisi teller memang diharapkan punya penampilan yang menarik. Bahkan, sejumlah lowongan kerja teller mensyaratkan tinggi badan tertentu untuk laki-laki dan perempuan.

Kemampuan yang Harus Dimiliki oleh Teller

  1. Kemampuan Matematika

Para teller memang mesti punya kemampuan menghitung dan logika matematika yang baik. Hal itu karena setiap hari mereka akan berhubungan dengan angka-angka.

  1. Kemampuan berkomunikasi yang baik

Bagi mereka yang cukup pandai berkomunikasi dengan orang lain atau mampu membuat orang fokus kepada yang ia sampaikan, ia barangkali cocok dengan posisi front office yang satu ini. Di samping harus punya kemampuan menghitung yang mumpuni, teller pun dituntut untuk ramah terhadap setiap nasabahnya. 

  1. Kemampuan mengoperasikan komputer

Di samping itu, para teller pun harus mampu mengoperasikan komputer dengan baik. Pasalnya, saat ini hampir semua jenis transaksi dilakukan secara elektronik.  Pekerjaan teller dalam memverifikasi nasabah ataupun menginput transaksi sampai melaporkan arus kas juga dilakukan dengan menggunakan komputer. Ditambah lagi, posisi ini juga dituntut kerja cepat sebab harus melayani nasabah dalam jumlah banyak. 

  1. Kemampuan manajemen krisis

Para teller juga wajib untuk punya kemampuan manajemen krisis dalam mengatasi masalah-masalah yang tidak terduga. Contoh, petugas harus menghadapi nasabah yang memaksa untuk dilayani terlebih dahulu tanpa menghiraukan antrean. 

Selain itu, sering kali pula bank akan mengalami masalah kepercayaan publik sehingga nasabah menjadi panik dan meminta kejelasan sehingga kemampuan petugas front office ini dalam menghadapi krisis semacam itu sangat diperlukan. 

Gaji Teller Bank 

Sejauh ini, ada lima bank menggaji para fresh graduate di posisi teller dengan bayaran cukup tinggi. Bukan hanya gaji, para teller ini nantinya juga akan memperoleh sejumlah tunjangan lainnya. Untuk besarannya adalah sebagai berikut:

  • Teller Bank BCA: minimum Rp3,5 juta per bulan.
  • Gaji Teller Bank BRI:  sekitar Rp3,8 juta per bulan.
  • Teller Bank BNI: minimum Rp3,5 juta per bulan.
  • Bank Mandiri: sekitar Rp3,5 juta per bulan.
  • Bank BTN: Rp2,1 juta dan tunjangan Rp500 ribu. Setelah satu tahun bekerja, besarannya menjadi Rp3,8 juta.