Dinilai Sebar Hoaks Virus Corona, Fahira Idris Dipolisikan Ketua Cyber Indonesia

Fahira Idris. (Foto via Kompas.com)

Ketua Umun Cyber Indonesia, Habib Muanas melaporkan Anggota DPD RI asal DKI Jakarta Fahira Idris ke Polda Metro Jaya terkait berita bohong atau hoaks ihwal pengawasan virus corona (Covid-19) di berbagai wilayah di Indonesia. Dilansir dari CNN Indonesia, hoaks tersebut diunggah oleh akun Twitter @FahiraIdris.

"Unggahan ini menimbulkan kegaduhan dan meresahkan, konten itu sempat diprotes netizen bahkan menjadi trending topic di Twitter dengan tagar #tangkapfahiraidris," ucap Muanas dalam keterangannya, Senin (2/3/2020).

Menurutnya, hoaks terkait virus corona merupakan masalah serius. Oleh sebab itu, ia berharap aparat penegak hukum dapat melakukan tindakan tegas terhadap pihak yang menyebarkan berita bohong ini. Di sisi lain, ia pun meminta kepada kepolisian tak segan memproses laporan terhadap Fahira kendati yang bersangkutan merupakan seorang anggota DPD.

"Jangan sampai publik melihat ada ketidakadilan dan terkesan tebang pilih. Artinya, kalau masyarakat kecil langsung ditindak sebaliknya bila pelakunya pejabat negara dibiarkan," sebutnya.

Muannas dalam laporan itu juga turut menyertakan barang bukti berupa dua lembar print out tangkapan layar dan satu flashdisk berisi link URL. Laporan tersebut teregister dalam laporan nomor LP/1387/III/Yan.2.5/ 2020/SPKT/PMJ tertanggal 01 Maret 2020.

Pasal yang dilaporkan adalah Pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 ayat 2 Jo. Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang 19 Tahun 2016 tentang ITE. Menanggapi laporan ini, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus belum berkomentar.(but)







[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar