Diculik Wewe Gombel, Bocah di Tegal Hilang Selama Tiga Jam

Istimewa

Tersiar kabar seorang anak perempuan bernama Sri Wahyuning (5) hilang selama tiga jam akibat disembunyikan oleh makhluk astral berjenis kolong wewe atau wewe gombel.

Dirangkum Tribunnews, sang ibu Darwati (50) mengatakan, anaknya hilang, pada Senin (28/10) selepas maghrib atau sekitar pukul 18.00. Ia dan suaminya Rosidin (56), sehari-hari berjualan soto di rumahnya, di Jalan Temanggung RT 02 RW 05 Kelurahan Margadana, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

Menurut Darwati, saat itu ia tengah melayani pembeli di waktu magrib, sedangkan Yuni, anaknya sedang main di depan rumah. Saat mengetahui anaknya tidak ada, ia pun panik dan bertanya kepada si pembeli.

“'Mas, anak saya ke mana?' Anaknya tidak ada. Biasanya main ke kali. Saya cari di mana-mana tidak ada. Di rumah temannya tidak ada, di kali tidak ada. Saya khawatir, kalau anak saya diculik orang,” tutur Darwati.

Darwati pun bertanya kepada suaminya, dan dijawab tidak tahu juga.

Kemudian ada ustaz yang mengatakan, anaknya masih di kampung, tapi sedang diajak 'muter- muter'. Ia dan sekitar 50 warga berupaya mencari sembari membawa panci dan peralatan dapur.

Saat satu kampung mencari, Darwati ingat pesan orang-orang dahulu kala. Jika ada anak yang dibawa wewe gombel, orangtuanya harus telanjang. Ia pun kemudian ke kebun yang berada persis di samping rumah, telanjang dan berposisi menungging.

“Saya ingat cerita mertua yang dulu anaknya dibawa wewe gombel, katanya harus telanjang. Saya pergi ke kebun. Saya telanjang, bra lepas dan celana dalam dipelorotkan terus nungging,” kata Darwati.

Benar saja, setelah itu Darwati merasakan kehadiran anaknya tetapi hanya mendengarkan suaranya. Tidak lama setelah itu, sekitar pukul 20.30, Yuni ada di belakang pintu rumah.



Loading...




[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Baca Juga Topik #peristiwa

Berita Lainnya...

Tulis Komentar