Cara Membuat CV Menarik untuk Pelamar Kerja

  • Whatsapp
cara membuat cv menarik

Cara membuat CV (Curriculum Vitae) menarik bukan terletak pada seberapa banyak lembar kertas di dalam amplop lamaran pekerjaan. Hal itu tidak menandakan seorang pelamar kerja begitu superior di mata recruiter.

Percaya atau tidak, hanya dengan melihat CV saja, perusahaan bisa mengetahui kelayakan seseorang untuk diterima bekerja atau tidak. Oleh karena itu, sebaiknya dipelajari dulu tentang cara membuat daftar riwayat hidup yang benar, untuk mendapatkan pekerjaan segera mungkin.

Bacaan Lainnya

Dalam sebuah studi kasus, umumnya, recruiter (perekrut), hanya memerlukan waktu kurang lebih 6 detik saat memeriksa berkas lamaran. Waktu yang tergolong singkat sekali, bukan? Terlebih, jika seseorang melamar kerja di perusahaan terkenal dengan gaji cukup besar, diikuti dengan tunjangan menarik seperti bonus, dan jaminan asuransi.

Jika waktu yang gunakan oleh perekrut hanya 6 detik, artinya sinyal ketertarikan tengah ditunjukkan oleh recruiter kepada job seeker atau si pelamar. Di sinilah, peran CV yang dibuat menjadi faktor penentu bisa diterima bekerja atau malah sebaliknya, lamaran kerja ditolak.

Mengetahui fakta itu, sudah menjadi keharusan bagi pelamar kerja untuk tahu bagaimana cara membuat CV yang benar, baik sekaligus menarik. Pasalnya, CV “dianggap” cerminan profesionalitas seorang pelamar kerja.

Melalui, artikel ringkas ini, Kawula ingin berbagi sedikit informasi mengenai cara membuat CV yang menarik untuk melamar kerja. Sadar atau tidak, untuk memenangkan sebuah kompetisi satu pekerjaan, memerlukan persiapan yang matang, hal ini termasuk juga dalam mempersiapkannya.

Cara Membuat CV Menarik

Bagaimana cara membuat CV yang baik dan benar sesuai kriteria recruiter? Sejatinya, ada beberapa poin yang perlu diperhatikan. Untuk lebih jelasnya, yuk baca artikel ini hingga tuntas.

1. Nama, alamat, kontak, dan surel mesti dicantumkan dengan memposisikannya di bagian header (atas)

Informasi pribadi adalah pokok utama dalam membuat dalam membuat daftar riwayat hidup. Tidak perlu panjang lebar, yang penting detail. Cantumkan nama, alamat, kontak yang bisa dihubungi seperti nomor telepon dan surel (email).

Untuk hal ini, pastikan ditaruh dibagian atas. Karena informasi ini lah yang akan dilirik atau dilihat pertama kali oleh perekrut.

Di samping itu, perlu diperhatikan ukuran font (huruf) pada nama, ukuran font pada nama sebaiknya lebih besar dari teks lainnya.

Jadi, kesimpulan dari informasi pribadi ini, penempatan nama ada di posisi paling atas, lalu diikuti dengan kontak/nomor telepon, dan surel.

2. Terakan CV Objektif setelah informasi pribadi

Biasanya CV objektif ini berkaitan dengan perjalanan karier. Ringkasan karier dapat digantikan dengan ringkasan atau riwayat pendidikan.

Intinya, pada hal ini, Anda bisa menceritakan dengan ringkas bagaimana Anda menjalani pendidikan yang telah ditempuh. Ceritakan sedikit pengalaman itu dalam satu paragraf ringkas sebanyak 200 karakter.

3. Cantumkan pengalaman kerja meski sebatas magang

Sudah menjadi rahasia umum bahwa perekrut juga melihat pengalaman kerja seseorang untuk ke tahap proses interview. Nah, jika Anda memiliki pengalaman kerja meskpiun itu hanya magang, sertakan pengalaman kerja Anda itu dan tulis dengan sebenar-benarnya.

Perlu diingat, setiap Anda menyajikan informasi, khususnya pengalaman kerja, pekerjaan terkahir lebih baik ditaruh di urutan pertama atau paling awal. Informasi utama yang harus ditulis merupakan tanggung jawab selama melakoni pekerjaan tersebut. Ingat, jangan sampai ada yang terlewat.

4. Terakan pendidikan yang sudah ditempuh

Untuk persoalan pendidikan yang pernah ditempuh, Anda bisa menempatkan poin empat ini di bawah pengalaman kerja. Satu lagi, dalam menuliskan riwayat pendidikan yang telah dijalani, ada baiknya menuliskan poin-poin penting saja.

Di bawah ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan latar belakang pendidikan, di antaranya:

  • Nama universitas atau sekolah
  • Jangka waktu menempuh pendidikan
  • Jurusan yang diambil sewaktu sekolah atau kuliah
  • Nilai hasil ujian nasional (UN) atau indeks prestasi kumulatif (IPK)

Menerakan hal yang telah disebutkan di atas, agaknya lebih dari cukup. Dengan demikian, Anda tidak perlu menulis CV lebih dari satu lembar guna menginformasikan seputar pendidikan yang telah ditempuh.

5. Sertakan skill atau kempauan yang dikuasai

Untuk hal satu ini, Anda bisa menempatkannya setelah riwayat pendidikan. Namun, ada hal yang harus diperhatikan kembali, yaitu meski Anda adalah seseorang yang memiliki segudang skill, bukan berarti semuanya dituliskan. Sebaiknya tulis saja skill yang relevan dengan pekerjaan yang ingin didapatkan.

Dalam memuat informasi skill saat membuat CV, berikut hal yang harus diperhatikan

  • Ketika Anda melihat lowongan pekerjaan, dan Anda tertarik untuk melamar pekerjaan tersebut, itu tandanya Anda yakin kualitas yang dimiliki untuk proses kualifikasi atau tahap memasukkan lamaran pekerjaan. Maka, jika di lowongan itu tengah mencari seorang desain grafis, tugas Anda adalah mencantumkan kemahiran Anda seputar desain grafis seperti Adobe Illusator, Adobe Photosop, dan sebagainya.
  • Sebaiknya, hindari kemahiran yang pada umumnya semua orang bisa melakukannya. Misalnya, dalam menggunakan Ms Word.

6. Sertakan informasi tambahan

Dalam hal ini informasi tambahan itu meliputi minat, prestasi, hingga pengalaman berorganisasi. Sebenarnya poin ini bisa menjadi penting dan tidak. Namun begitu, ada tipe-tipe recruiter yang memerhatikan poin ini, karena boleh jadi Anda akan mendapat nilah lebih di mata perekrut.

Membuat Daftar Riawayat Hidup dengan Ms Word

Membuat daftar riwayat hidup di ms word saat ini bisa dibilang lazim. Namun, software microsoft terus melakukan pengembangan dari tahun ke tahun. Oleh sebab itu, jika Anda ingin membuatnya, sebaiknya gunakan ms word, pastikan Anda menggunakan ms office/word tahun 2010.

Berikut caranya

  • Buka ms word, kemudian pilih menu file
  • Selanjutnya pilih “new” lalu pilih resumes and cover letter
  • Anda bisa memilih salah satu template CV yang tersedia lalu mengunduhnya
  • Hasil unduhan akan tersemat dalam bentuk folder
  • Gunakan template lamaran pekerjaan sesuai keinginan Anda
  • Ikuti atau isi informasi yang diminta dalam penggunaan template CV tersebut
  • Untuk masalah pengaturan posisi, silkan ikuti seperti yang telah dijelaskan di atas

Cara Membuat CV Secara Online

Untuk hal satu ini, Kawula tidak akan panjang lebar menjabarkannya. Kami hanya bisa memberikan informasi tentang situs membuat CV secara online. Sebab, di zaman serba canggih begini dan adanya koneksi internet semua bisa dilakukan dan dicari sesuai kebutuhan Anda.

Berikut 10 situs membuat CV yang menarik secara online

  • Zety
  • VisualVC
  • CV Maker
  • Resume Genius
  • Resume UP
  • Easel.ly
  • Online CV Generator
  • Resume Banking
  • Kick Resume, dan
  • Canva

Pada dasarnya membuat CV online tidak ubahnya dengan membuat CV melalui ms word. Namun, tiap-tiap situs mempunyai gaya template berbeda. Jadi, gunakan template lamaran kerja sesuai dengan kebutuhan Anda.

Contoh CV untuk SMA, Fresh Graduate, dan Profesional

Paling tidak, terdapat tiga macam CV yang bisa dibuat berdasarkan latar belakang pendidikan dan pengalaman. Berikut contoh jenis CV yang dimaksud.

1. Untuk lulusan SMA / Sederajat

Bagi Anda yang memiliki pendidikan terakhir di sekolah menengah atas (SMA) atau sederjat, maka CV yang satu ini bisa bisa dijadikan referensi. Nah, secara garis besar, ada beberapa hal yang perlu dicantumkan dalam pembuat CV ini, yaitu:

  • Data diri
  • Riwayat pendidikan
  • Penghargaan atau prestasi
  • Pengalaman organinasi selama sekolah
  • Nilai akhir, dan
  • Referensi

Demikian beberapa informasi yang wajib dicantumkan agar HRD bisa mempertimbangkan kelayakan Anda sebagai kandidat yang tentunya memenuhi standar kualifikasi sebuah perusahaan.

2. Untuk Fresh Graduate

Berikutnya ada jenis CV yang diperuntukkan Fresh Graduate. Tulisan yang satu ini menjadi salah satu yang paling banyak diterima oleh perusahaan karena jumlah  lulusan baru Perguruan Tinggi setiap tahunnya terhitung cukup banyak. Beberapa informasi yang wajib dimasukkan dalam CV ini adalah:

  • Informasi diri
  • Riwayat pendidikan
  • Pengalaman magang
  • Pengalaman organisasi
  • Penghargaan atau prestasi
  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
  • Karya ilmiah, Thesis atau Skripsi
  • Keahlian tambahan

Delapan poin di atas merupakan informasi yang wajib disertakan di dalam CV bila ingin dipanggil oleh HRD.

3. CV untuk Profesional (Berpengalaman)

Terakhir ada jenis CV yang dibuat oleh para kalangan pekerja yang sudah memiliki jam terbang tinggi di dunia profesional. Beberapa hal yang umum ditemukan dalam CV seorang pekerja profesional antara lain adalah:

  • Informasi diri
  • Riwayat pendidikan
  • Pengalaman kerja
  • Keahlian dan kemampuan
  • Penghargaan atau prestasi
  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
  • Referensi kerja

Demikian informasi yang bisa disampaikan tentang cara membuat CV yang benar untuk keperluan melamar pekerjaan seusai dengan latar belakang pendidikan terakhir. Semoga bermanfaat ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *