JAKARTA – Beras Indonesia ke depan bakal tersedia di jaringan ritel Arab Saudi. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa sudah ada dua perusahaan jaringan supermarket di Arab Saudi yang bersedia menyerap beras Indonesia, yaitu BinDawood dan Lulu.
Pihak Bulog telah melakukan survei ke Arab Saudi beberapa waktu lalu guna keperluan ekspor beras haji.
"Untuk ritel modern yang sudah konfirmasi adalah dari BinDawood dan Lulu. Di sini kalau ini ada supermarket kayak Alfamart dengan Indomaret nya lah. Ini sudah konfirmasi dan akan menyerap beras kami dalam waktu dekat setelah kegiatan musim haji," ujarnya, dikutip pada Selasa (24/2/2026).
Rizal menjelaskan alasan pengusaha Arab Saudi berminat menyerap beras Indonesia adalah karena banyaknya warga negara Indonesia yang menetap di sana serta jumlah jemaah umrah asal Indonesia yang sangat besar.
Menurut Rizal, estimasi jemaah umrah Indonesia mencapai hampir 2 juta orang per tahun.
"Banyak pengusaha-pengusaha sana yang tertarik untuk setelah nanti ada ekspor beras haji akan dilanjutkan dengan ekspor beras umroh dan untuk masyarakat yang ada di Arab Saudi," jelas Rizal.
Rizal menambahkan bahwa untuk tahun ini Indonesia bakal mengekspor 2.280 ton beras ke Arab Saudi. Ekspor beras ini dikhususkan bagi masyarakat Indonesia yang berada di tanah suci, misalnya para jemaah haji maupun para petugas.
"Yang 28 Februari dan tanggal 4 Maret ini khusus untuk jemah haji. Nah yang tanggal 28 kami prioritaskan untuk yang para petugas-petugas haji hidup, karena petugas haji datang mendahului di sana," ujarnya.
Beras yang diekspor merupakan beras premium sesuai permintaan pemerintah maupun importir dari Arab Saudi. Langkah ini menjadi penting bagi Indonesia, karena selama ini jemaah haji di Arab Saudi mengonsumsi beras dari Thailand dan Vietnam.
"Kenapa selama ini harus makan dengan beras-beras dari luar Indonesia yaitu Vietnam dan Thailand. Oleh karena itu di tahun 2026 ini Indonesia juga saat ini sudah swasembada pada pangan, ditambah lagi juga Indonesia ke depan juga menjadi lumbung pangan dunia dan kami buktikan kami sudah bisa ekspor untuk ke Saudi Arabia," jelas Rizal.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News