JAKARTA – Maroko dipastikan akan berhadapan dengan Senegal dalam laga puncak Piala Afrika 2025 yang dijadwalkan bergulir pada Minggu (18/1/2026).
Senegal telah lebih dahulu mengamankan tiket ke final pasca menundukkan Mesir di fase semifinal yang digelar di Stadion Ibn Batouta, Kamis (15/1/2026) dini hari. Gol semata wayang dari Sadio Mane di menit ke-78 menjadi penentu hasil akhir.
Pada duel tersebut, Senegal mendominasi penguasaan bola serta lebih banyak mengancam gawang lawan.
Mane kembali menjadi aktor yang memupus harapan Mohamed Salah dan Mesir untuk berprestasi di Piala Afrika, mengulang momen serupa di turnamen kontinental lima tahun silam.
Perjuangan keras Senegal untuk menumbangkan Mesir, yang memerlukan waktu hingga menit ke-78 guna mencetak skor, terhitung masih lebih cepat ketimbang kemenangan yang diraih Maroko atas Nigeria.
Maroko harus berjuang melampaui waktu normal 90 menit demi bisa menembus partai final.
Dalam pertandingan semifinal yang dihelat di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Kamis (15/1/2026) dini hari, duel antara Maroko dan Nigeria berlangsung sangat ketat.
Maroko berkali-kali melancarkan serangan, namun Achraf Hakimi beserta kolega gagal menyarangkan bola ke gawang.
Tercatat ada 16 percobaan tembakan, namun Maroko tetap tidak mampu merobek jala Nigeria yang dijaga Stanley Nwabali sampai laga berjalan 120 menit selesai.
Penentuan pemenang akhirnya harus melalui adu penalti. Sesi tendangan 12 pas ini pun berjalan tidak kalah menegangkan.
Para algojo dari Maroko dan Nigeria seakan bersaing ketat untuk menjaga tensi pertandingan tetap tinggi.
Usai kedudukan imbang 2-2 hingga penendang ketiga, Hakimi membawa Maroko unggul 3-2. Setelahnya, Yassine Bonou melakukan aksi penyelamatan krusial dengan satu tangan, dan tiket final Maroko akhirnya dipastikan melalui eksekusi Youssef En Nesyri.
Maroko keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2 atas Nigeria dan melaju ke final Piala Afrika.