Startup China Moonshot AI Rilis Model Kimi K2.5 Penantang OpenAI dan Google

Kamis, 29 Januari 2026 | 11:31:59 WIB
Kimi K2.5. [Foto: Kimi]

JAKARTA – Moonshot AI, sebuah startup kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) asal China, memperkenalkan model AI open-source terbaru yang diberi nama Kimi K2.5.

Keunggulan utama Kimi K2.5 adalah kemampuannya dalam mengolah input teks, gambar, serta video secara simultan atau multimodal.

Metode ini dinilai berbeda jika dibandingkan dengan model AI lainnya seperti GPT 5 milik OpenAI maupun Google Gemini 3 Pro, yang pada mulanya dibangun dengan basis model teks sebelum akhirnya diperluas ke kemampuan visual serta video.

Berdasarkan keterangan startup yang mendapatkan dukungan dari Alibaba dan HongShan (Sequoia China) tersebut, Kimi K2.5 menjalani proses pelatihan menggunakan 15 triliun token campuran antara visual (foto & video) serta teks.

Hal ini membuat model tersebut sejak awal memang disiapkan sebagai AI multimodal yang bisa menalar data dari berbagai format secara bersamaan.

Kemampuan tersebut diklaim membuat Kimi K2.5 sangat andal untuk urusan pemrograman (coding) hingga mengelola beberapa agen AI agar dapat beroperasi secara kolektif.

Model AI terbaru dari China ini telah melewati pengujian di berbagai platform pengukur kinerja AI, salah satunya SWE-Bench Verified yang berfokus pada kemampuan coding.

Pada platform benchmark tersebut, Kimi K2.5 mencatatkan skor 76,8 persen, sedikit lebih unggul dibandingkan Gemini 3 Pro yang meraih skor 76,2 persen.

Sementara itu, pada SWE-Bench Multilingual, Kimi K2.5 memperoleh skor 73 persen, melewati capaian GPT 5.2 (72 persen) milik OpenAI dan Google Gemini 3 Pro (65 persen).

Selanjutnya, dalam hal pemahaman konten video yang diukur melalui platform VideoMMMU, Kimi K2.5 meraih skor 86,6 persen, melampaui GPT 5.2 (85,9 persen) dan Claude Opus 4.5 (84,4 persen).

Untuk kategori agen AI, Kimi K2.5 juga memimpin di sejumlah platform benchmark, termasuk DeepSearchQA dengan skor 77,1 persen, BrowseComp sebesar 74,9 persen, serta HLE-Full di angka 50,2 persen.

Secara lebih mendalam pada aspek pemrograman, Moonshot AI menyatakan bahwa pengguna Kimi K2.5 tidak hanya terbatas pada pemberian instruksi lewat teks saja.

Model ini mampu memproses gambar atau video sebagai input, kemudian menjalankan perintah untuk menyusun ulang antarmuka yang serupa dengan apa yang terlihat dalam media tersebut.

Berbarengan dengan peluncuran Kimi K2.5, Moonshot AI turut merilis Kimi Code, sebuah perangkat pemrograman open-source yang memberikan akses bagi para pengembang untuk memanfaatkan model AI terbaru ini dalam membangun perangkat lunak atau aplikasi.

Kehadiran ini membuat Kimi Code menjadi kompetitor bagi Claude Code milik Anthropic maupun Gemini CLI dari Google. Adapun Kimi K2.5 saat ini telah tersedia di platform proyek AI Hugging Face.

Terkini