JAKARTA – Xabi Alonso telah resmi meninggalkan Real Madrid. Mikel Arteta pun dimintai tanggapan mengenai kondisi yang menimpa rekan senegaranya tersebut.
Pihak Madrid mengumumkan pemberhentian Alonso pada Senin (12/1/2026). Hasil minor Madrid saat ditumbangkan Barcelona di partai puncak Piala Super Eropa disinyalir menjadi salah satu penyebab utamanya.
Masa bakti Alonso bersama Madrid tergolong sangat singkat. Ia baru saja menduduki kursi kepelatihan pada awal musim ini, tetapi sudah dilepas pada bulan Januari. Alonso hanya menjabat sebagai pelatih Madrid dalam durasi kurang dari tujuh bulan.
Selain faktor hasil pertandingan, muncul spekulasi mengenai ketidakmampuan Alonso dalam mengendalikan suasana ruang ganti. Mantan arsitek Bayer Leverkusen tersebut dinilai tidak memiliki keharmonisan hubungan dengan Vinicius Junior.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, sempat ditanya mengenai hengkangnya Alonso dari Santiago Bernabeu. Ia menyatakan tidak memahami detail permasalahannya meskipun keduanya sama-sama berasal dari Spanyol.
"Yah, saya tidak memiliki banyak detail tentang situasinya, saya tidak tahu apakah itu keputusan Xabi untuk pergi atau keputusan klub, jadi sangat sulit untuk memberikan pendapat di sana, tentu saja," kata Arteta yang dikutip dari situs resmi Arsenal pada Rabu (14/1/2026).
Arteta mendoakan agar langkah ini menjadi jalan terbaik bagi karier Alonso ke depan. Arteta menganggap bahwa sosok legenda Madrid tersebut merupakan pelatih yang berkualitas.
"Apa pun keputusannya, saya hanya berharap yang terbaik untuk Xabi karena dia adalah orang yang hebat dan pelatih yang luar biasa. Saya yakin apa pun yang dia putuskan untuk lakukan di masa depan, sekali lagi, akan menjadi yang terbaik," Arteta menegaskan.