Gagal Melaju, 3 Mantan Penguasa Liga Champions Tersingkir di Fase Grup

Kamis, 29 Januari 2026 | 11:41:55 WIB
Ilustrasi Liga Champions Eropa. [Foto: NET]

JAKARTA – Terdapat tiga tim yang sempat mencicipi gelar juara Liga Champions harus menghentikan langkah mereka sebelum mencapai babak 16 besar pada musim ini.

Tercatat ada 12 tim di posisi terbawah klasemen fase grup Liga Champions 2025/2026 yang dipastikan gugur. Mereka tereliminasi karena tidak mampu bersaing dalam perebutan piala paling bergengsi di benua Eropa tersebut.

Dari daftar 12 tim yang terdepak itu, terselip tiga klub yang punya sejarah besar dan pernah menjadi pusat perhatian dalam edisi Liga Champions di tahun-tahun sebelumnya.

Berikut adalah tiga klub peraih gelar Liga Champions yang harus pulang lebih awal musim ini.

1. Olympique Marseille

Marseille harus puas duduk di urutan ke-25, posisi tertinggi di antara deretan tim yang tidak mendapatkan tiket lolos. Tim dari Prancis tersebut mengumpulkan sembilan poin hasil dari delapan laga yang dijalani.

Perolehan poin Marseille sejatinya identik dengan Bodo/Glimt serta Benfica yang berhasil menembus babak playoff.

Namun, catatan selisih gol milik armada Les Phoceens membuat posisi mereka berada di bawah kedua tim tersebut, sehingga tidak bisa melaju ke fase berikutnya.

Marseille pernah menjadi juara Liga Champions pada musim 1992/1993 setelah mengalahkan AC Milan yang saat itu menjadi unggulan.

2. PSV Eindhoven

Pemegang gelar Eredivisie musim lalu ini tidak berdaya di panggung Liga Champions. PSV hanya mampu finis di peringkat ke-28. Dari total delapan laga, PSV cuma mengemas dua kemenangan dan dua hasil imbang, sementara sisanya berakhir dengan kekalahan.

Padahal PSV tampil cukup mengejutkan dengan kemenangan atas Napoli dan Liverpool. Anak asuh Peter Bosz pun gagal mengulang prestasi klub asal Eindhoven itu pada musim 1987/1988.

Nyaris empat dekade lalu PSV mencetak sejarah dengan menjadi juara Liga Champions, yang saat itu masih bertitel European Cup.

3. Ajax Amsterdam

Utusan Belanda benar-benar terpuruk di fase grup Liga Champions kali ini. Menyusul PSV, Ajax juga terpaksa mengakhiri perjalanan mereka. Hal ini membuat Negeri Kincir Angin tidak memiliki satu pun wakil di babak 16 besar.

Performa Ajax sangat tidak meyakinkan musim ini, di mana mereka hanya menang dua kali dan menelan enam kekalahan hingga harus terlempar ke posisi ke-32.

Ajax merupakan kesebelasan yang tersingkir di fase grup dengan koleksi trofi Liga Champions terbanyak.

Ada tiga trofi yang sudah diraih di era Johan Cruyff pada musim 1970/1971, 1971/1972, and 1972/1973. Selain itu ada satu gelar lagi yang sukses diraih pada 1994/1995.

Terkini