Enam Dekade Memimpin, Warren Buffett Resmi Tanggalkan Jabatan CEO Berkshire Hathaway

Jumat, 02 Januari 2026 | 10:29:16 WIB
Warren Buffett. [Foto: NET]

JAKARTA – Investor kawakan Warren Buffett telah resmi melepaskan jabatannya sebagai CEO Berkshire Hathaway per 31 Desember 2025. Guna mengisi posisi tersebut, Buffett telah menunjuk Greg Abel sebagai penerusnya.

Sosok yang memiliki julukan "Sang Peramal dari Omaha" tersebut berhasil mentransformasi Berkshire Hathaway dari sekadar perusahaan tekstil skala menengah di tahun 1960-an, menjadi raksasa bisnis dengan valuasi menembus US 1 triliun dolar AS serta memiliki aset likuid mencapai 300 miliar dolar AS.

Mengutip laporan Reuters, Rabu (31/12), melalui kepiawaian Buffett, para pemodal yang memiliki saham Berkshire sejak 1965—saat Buffett mulai mengambil kendali—menikmati pertumbuhan nilai sekitar 6,1 juta persen.

Angka ini melampaui pertumbuhan S&P 500 yang berada di kisaran 46 ribu persen termasuk dividen.

Di hari pamungkas kepemimpinan Buffett, harga saham Berkshire Kelas A terkoreksi US$600 atau 0,1 persen ke angka $754.800. Sementara itu, saham Kelas B mengalami penurunan sebesar US$1,06 atau 0,2 persen menjadi US$502,65.

Meski sudah tidak menjabat sebagai CEO, pria yang sudah 60 tahun menakhodai Berkshire ini akan tetap menduduki posisi sebagai chairman.

Buffett juga berencana untuk tetap rutin berkantor di markas Berkshire di Omaha, Nebraska, yang berjarak sekitar 2 mil (3,2 km) dari kediamannya, guna memberikan asistensi kepada Abel dalam mengelola perusahaan.

Abel sendiri mulai terafiliasi dengan Berkshire sejak tahun 2000, tepatnya ketika perusahaan mengakuisisi MidAmerican Energy yang kini berganti nama menjadi Berkshire Hathaway Energy.

Sejak 2018, Abel telah dipercaya sebagai wakil ketua yang membawahi lini bisnis non-asuransi di Berkshire.

Kabar pengunduran diri Buffett sebenarnya sudah dipublikasikan sejak Mei 2025 silam. Pada waktu itu, Buffett juga sudah memberikan kode kuat bahwa Abel adalah sosok yang akan menggantikan posisinya.

"Saya masih akan ada dan mungkin bisa berguna dalam beberapa kasus, tetapi keputusan akhir akan bergantung pada apa yang Greg katakan, dalam penempatan modal, apa pun itu," ujar Buffett dalam rapat pemegang saham tahunan di Omaha, seperti dikutip AFP.

Merujuk pada data Real Time Billionaires Forbes per Jumat (2/1/2026), akumulasi kekayaan Buffett menyentuh angka US$148,9 miliar atau berkisar Rp2.482,9 triliun (dengan estimasi kurs Rp16.675 per dolar AS).

Dengan total aset tersebut, Buffett bertengger di urutan ke-9 dalam daftar orang paling kaya di dunia.

Terkini